Emiten Mau Dapat Dividen Rp 1,7 Triliun, Saham Diterawang Melejit 65%
JAKARTA, Investor.id – PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) diprediksi meraih dividen Rp 1,7 triliun dari sejumlah perusahaan, antara lain PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). Seiring dengan itu, saham SRTG masih diganjar rekomendasi positif dengan target harga tinggi.
Berdasarkan riset Samuel Sekuritas Indonesia (SSI), kuartal I-2025, net asset value (NAV) Saratoga turun 0,8% secara tahunan menjadi Rp 48 triliun. Ini tak lepas dari tekanan ke saham-saham yang dipegang Saratoga, seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), AADI, dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).
Pada periode itu, pendapatan MDKA turun 6,8% menjadi US$ 504 juta, dipicu penurunan penjualan tembaga dan nikel. Adapun AADI selaku pemasok dividen terbesar Saratoga mencetak kinerja lemah, di mana pendapatan terpangkas 11,4% menjadi US$ 1,1 milair dan laba bersih turun 28,5% menjadi US$ 223 juta.
Kuartal I lalu, SSI mencatat, penerimaan dividen Saratoga tidak signifikan, karena kebanyakan disetor pada pertengahan tahun. Sepanjang 2025, perseroan diprediksi meraih dividen Rp 1,7 triliun yang bisa memperkuat modal.
Ke depan, SSI melihat, saham-saham pegangan Saratoga berpotensi naik. Contohnya, AADI akan diuntungkan oleh perubahan tarif royalti batu bara, sedangkan kinerja MDKA diprediksi mebaik, seiring beroperasinya proyek baru.
“Prospek SRTG lebih dipengaruhi oleh kinerja ekonomi dunia dan perkembangan harga komoditas, karena kebanyakan portofolio bermain di pertambangan dan sumber daya alam. Kami masih khawatir dengan terus berlanjutnya tekanan harga komoditas,” tulis SSI, dikutip Sabtu (7/6/2025).
Dalam pandangan SSI, penurunan harga batu bara akan berimbas ke Saratoga, yakni penurunan dividen dan perlambatan pemulihan NAV. Sementara itu, ketidakpastian global membuat keyakinan investor ke saham ini berkurang, sehingga NAV bisa terus tertekan.
Target Harga Tinggi
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






