Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Terguncang Hebat Gegara Gejolak Israel dan Iran

Penulis : Indah Handayani
14 Jun 2025 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
sumber: AP
Ilustrasi Wall Street sumber: AP

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street ambruk pada Jumat (13/6/2025). Setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran. Ketegangan geopolitik yang semakin memanas ini memicu lonjakan harga minyak dan kekhawatiran baru di kalangan investor.

Dikutip dari Dow Jones Industrial Average ditutup anjlok 769,83 poin (1,79%) ke level 42.197,79. Sementara itu, S&P 500 anjlok 1,13% ke 5.976,97, dan Nasdaq Composite terpangkas 1,3% ke 19.406,83.

Saham teknologi, termasuk Nvidia yang sebelumnya memimpin reli pasar sejak April, mengalami tekanan jual besar. Sebaliknya, saham sektor energi dan pertahanan justru menguat, yaitu ExxonMobil naik 2%, sementara Lockheed Martin dan RTX melesat lebih dari 3%.

ADVERTISEMENT

Aksi jual dimulai sejak Kamis malam waktu setempat setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengumumkan status darurat khusus menyusul serangan udara ke Iran. Menurut NBC News, dua pejabat AS menegaskan bahwa Washington tidak terlibat dalam serangan tersebut.

Ketegangan meningkat pada Jumat ketika militer Israel menyatakan Iran membalas dengan menembakkan rudal ke wilayah Israel. Media Iran menyebut negara itu menolak berpartisipasi dalam putaran keenam negosiasi nuklir dengan AS yang sedianya berlangsung akhir pekan ini.

Akibat konflik tersebut, harga minyak melonjak tajam, Brent dan WTI melesat lebih dari 7%, dengan WTI sempat mendekati US$ 74 per barel. Harga emas juga ikut naik, mendekati level tertinggi dua bulan akibat lonjakan permintaan aset aman.

Chief Investment Officer di Siebert Financial Mark Malek menegaskan, konflik di Timur tengah tersebut menambah beban kekhawatiran yang sudah menghantui pasar. “Jika harga minyak tetap tinggi, dampaknya ke inflasi akan langsung terasa,” ujar Malek.

Peringatan Trump

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia