Harga Minyak Anjlok, Sanksi AS Redam Eskalasi Konflik Israel dan Iran
JAKARTA, investor.id – Harga minyak dunia anjlok pada perdagangan Jumat (20/6/2025). Setelah Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi baru terkait Iran. Langkah ini dipandang sebagai pendekatan diplomatik yang meredakan kekhawatiran pasar akan eskalasi konflik Israel dan Iran.
Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent anjlok US$ 1,84 (2,33%) menjadi US$ 77,01 per barel. Sementara itu, harga minyak WTI kontrak Juli, yang habis masa berlakunya Jumat, turun 21 sen atau (0,28%) ke US$ 74,93. Sedangkan Kontrak WTI yang lebih aktif untuk Agustus ditutup di US$ 73,84 per barel.
Meski melemah di akhir pekan, harga minyak Brent masih melonjak 3,6% secara mingguan, sementara harga minyak WTI melejit 2,7%.
Pemerintah AS menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran, termasuk kepada dua entitas yang berbasis di Hong Kong, serta sanksi terkait kontra-terorisme. Totalnya, sanksi tersebut menargetkan 20 entitas, 5 individu, dan 3 kapal, menurut Departemen Keuangan AS.
“Sanksi ini bisa menjadi bagian dari pendekatan negosiasi yang lebih luas terhadap Iran. Langkah ini menunjukkan upaya penyelesaian melalui jalur diplomatik, bukan militer,” ungkap mitra di Again Capital John Kilduff.
Sehari sebelumnya, harga minyak melonjak hampir 3% usai Israel menyerang fasilitas nuklir di Iran. Iran, yang merupakan produsen minyak terbesar ketiga di OPEC, membalas dengan meluncurkan misil dan drone ke wilayah Israel.
Keputusan Trump
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






