Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Ujung-ujungnya Bakal Segini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Jun 2025 | 10:15 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
Sumber; AP
ilustrasi harga emas Sumber; AP

JAKARTA, investor.id - Analis di Bank of America (BofA) memperkirakan harga emas akan mencapai US$ 4.000 per ons dalam tahun depan karena utang fiskal AS yang membengkak. Sebagaimana dilaporkan mining.com pada Minggu (22/6/2025).

Emas telah meningkat hampir 30% tahun ini, didorong oleh ketegangan perdagangan global yang tinggi dan meningkatnya risiko geopolitik.

Pada bulan April, emas melonjak ke level tertinggi sepanjang masa di US$ 3.500 karena perang tarif yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh AS mengguncang pasar global. Kesepakatan AS-Ukraina yang berlarut-larut juga tidak banyak meredakan kekhawatiran investor.

Berlawanan dengan pendapat umum, potensi kenaikan lain ke US$ 4.000 mungkin tidak terlalu berkaitan dengan faktor-faktor ini, tetapi lebih berkaitan dengan utang AS, kata analis BofA.

ADVERTISEMENT

Dalam catatan yang diterbitkan hari Jumat (20/6/2025), para analis menjelaskan bahwa perang dan konflik geopolitik biasanya bukan pendorong pertumbuhan jangka panjang untuk harga emas.

Menurut analis bank, konflik Israel-Iran telah mengalihkan perhatian dari RUU pajak dan pengeluaran Presiden AS Donald Trump yang sedang dibahas di Kongres. Jika disahkan, RUU tersebut diperkirakan akan menambah defisit triliunan dolar dalam beberapa tahun mendatang, yang meningkatkan kekhawatiran tentang keberlanjutan utang AS dan status dolar di masa depan.

"Meskipun perang antara Israel dan Iran selalu dapat meningkat, konflik biasanya bukan pendorong harga yang berkelanjutan," tulis mereka.

"Dengan demikian, lintasan negosiasi anggaran AS akan menjadi kritis, dan jika kekurangan fiskal tidak menurun, dampak dari hal itu ditambah volatilitas pasar dapat menarik lebih banyak pembeli,” lanjut mereka dikutip dari mining.com.

Lebih Banyak Emas

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia