BERITA POPULER: Harga Emas Antam (ANTM) Terkikis hingga Perburuan Saham ADRO
JAKARTA, investor.id – Sebagai media online yang kredibel di bidang ekonomi, terutama investasi dan keuangan, investor.id telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dalam berinvestasi. Berikut 5 berita paling populer hingga Jumat (4/7/2025):
1. Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 4 Juli 2025
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam pada Jumat (4/7/2025) melorot. Begitu juga dengan harga beli kembali atau buyback emas Antam.
Dipantau dari laman Logam Mulia, harga emas Antam sempat melesat sehari sebelumnya, Kamis (3/7/2025). Adapun rekor tertinggi harga emas Antam (ANTM) sepanjang masa (all time high/ATH) berada di level Rp 2.039.000 per gram yang tercipta pada 22 April 2025.
Cek harga pecahan emas Antam (ANTM) mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram di sini.
2. Saham Diskon Diserok Lo Kheng Hong, Dividennya Lumayan
Emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) akan membagikan dividen tahun buku 2024 sebesar Rp 174,22 miliar atau Rp 50 per saham.
Total dividen GJTL sebesar 14,67% dari laba bersih perseroan tahun 2024 yang mencapai Rp 1,18 triliun. Cum dividen GJTL di pasar reguler dan pasar negosiasi pada Jumat (4/7/2025). Tanggal pembayaran pada 30 Juli 2025.
3. Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 4 Juli 2025
Harga emas perhiasan mengalami perubahan berdasarkan perkembangan pasar global dan nilai tukar rupiah. Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (4/7/2025), mayoritas naik, tapi Laku Emas beda arah.
Kenaikan atau penurunan harga emas perhiasan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk permintaan dari industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.
Simak daftar harga emas perhiasan berdasarkan data Laku Emas, Raja Emas Indonesia, dan Hartadinata Abadi dalam berbagai kadar karat di sini.
4. Saham Terbang 354%, Ada yang Caplok di Rp 29 Perak
PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) telah mengungkapkan bahwa pemegang saham perseroan tengah bernegosiasi dengan Rich Step Internasional Ltd terkait penjualan saham KRYA.
Para pemegang saham KRYA tersebut adalah PT Bangun Karya Artha Lestari, Hok Gwan (Dharmo Budiono), Brigitta Notoatmodjo, dan Pramana Budihardjo.
Adapun Rich Step membeli saham KRYA dalam kelompok terorganisir yakni Rich Step Internasional Ltd, PT EVMOTO Teknologi Indonesia, PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Huashang Investment Group, dan PT Cahaya Intan Niaga.
5. Saham ADRO Terus-terusan Diserok
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) terus-terus melakukan aksi pembelian kembali alias buyback saham perseroan.
Hal tersebut dapat dilihat dari data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Per 2 Juli 2025, Alamtri Resources Indonesia menggenggam 1.623.753.500 (5,28%) saham ADRO.
Jumlah itu meningkat 9.357.500 saham dibandingkan per 1 Juli 2025 yang sebanyak 1.614.396.000 (5,25%) saham. Saham-saham tersebut merupakan saham treasury hasil buyback saham.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






