Jumat, 15 Mei 2026

Barito Renewables (BREN) Tambah Kapasitas Panas Bumi

Penulis : Muawwan Daelami
6 Jul 2025 | 15:49 WIB
BAGIKAN
Foto: Perseroan
Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terus menambah kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebagai upaya mendukung transisi energi bersih nasional.

Penguatan kapasitas tersebut ditandai dengan peresmian sekaligus peletakan batu pertama (groundbreaking) lima proyek PLTP milik Star Energy Geothermal—anak usaha BREN—di Salak dan Wayang Windu, Jawa Barat.

Kelima proyek tersebut meliputi Salak Binary dengan total kapasitas terpasang 16.6 MW yang beroperasi komersial (COD) pada Februari 2025. BREN menginvestasikan sebesar US$ 45,5 juta di proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

Proyek selanjutnya, Wayang Windu Unit 3 senilai total investasi sebesar US$ 106,3 juta dengan total kapasitas sebanyak 30 MW dan diproyeksikan COD pada Desember 2026. Proyek ketiga adalah Salak Unit 7 senilai total investasi sebesar US$ 133 juta dengan total kapasitas 40 MW dan diproyeksikan COD pada Desember 2026.

Sementara dua proyek lainnya merupakan proyek retrofitting  yang mencakup proyek Salak Unit 4, 5, dan 6, senilai total investasi US$ 23 juta dengan total kapasitas 7,2 MW dan diproyeksikan COD pada Agustus 2025. Terakhir, proyek Wayang Windu Unit 1 dan 2 senilai total investasi US$ 57 juta dengan total kapasitas 18,4 MW dan diproyeksi COD pada Januari 2026.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan secara daring kelima proyek tersebut pada acara peresmian pembangunan dan pengoperasian energi terbarukan pada 26 Juni 2025 di Kawah Ijen, Bondowoso, Jawa Timur.

Direktur Utama Barito Renewables Hendra Soetjipto Tan, menyampaikan peresmian tersebut menandakan keteguhan BREN dalam merealisasikan komitmen untuk mendukung pemerintah mencapai transisi energi.

“Kami mengapresiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto dan segenap kementerian terkait atas dukungan yang diberikan kepada industri energi panas bumi di Indonesia. Kami berkomitmen, terus mendukung Indonesia mencapai masa depan yang lebih hijau dan maju bersama masyarakat, terutama di area kami beroperasi,” ujar Hendra dalam keterangan resminya dikutip, Minggu (6/7/2025).

Peresmian ini, sekaligus merupakan kesinambungan dari komitmen BREN menginvestasikan sebesar US$ 365 juta untuk menghadirkan tambahan kapasitas pembangkitan dengan total 112 MW. Proyek-proyek tersebut diklaim telah menyerap sebanyak 3.356 tenaga kerja dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan pembangunan rendah karbon.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 25 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia