Harga Emas Terkoreksi Usai Trump Umumkan Tarif Baru
Di sisi lain, Bank Sentral China (PBoC) kembali menambah cadangan emasnya pada Juni, menandai bulan kedelapan berturut-turut penambahan logam mulia. Langkah ini mencerminkan upaya diversifikasi cadangan devisa dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
Baca Juga:
Nasib Harga Emas Bakal ke SiniAnalis OANDA Zain Vawda menilai, peningkatan ketidakpastian global mendorong PBoC mempercepat diversifikasi. Bank of America juga mencatat bahwa tren pembelian emas oleh bank sentral global akan terus berlanjut sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
Sementara itu, logam mulia lain justru mengalami tekanan, yaitu perak turun 0,5% ke US$ 36,72 per ons, Platinum merosot 1,9% ke US$ 1.365,56 per ons, dan Palladium jatuh 2,5% ke US$ 1.106,96 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






