Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Terkoreksi Usai Trump Umumkan Tarif Baru

Penulis : Indah Handayani
8 Jul 2025 | 05:13 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

Di sisi lain, Bank Sentral China (PBoC) kembali menambah cadangan emasnya pada Juni, menandai bulan kedelapan berturut-turut penambahan logam mulia. Langkah ini mencerminkan upaya diversifikasi cadangan devisa dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Analis OANDA Zain Vawda menilai, peningkatan ketidakpastian global mendorong PBoC mempercepat diversifikasi. Bank of America juga mencatat bahwa tren pembelian emas oleh bank sentral global akan terus berlanjut sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Sementara itu, logam mulia lain justru mengalami tekanan, yaitu perak turun 0,5% ke US$ 36,72 per ons, Platinum merosot 1,9% ke US$ 1.365,56 per ons, dan Palladium jatuh 2,5% ke US$ 1.106,96 per ons.

ADVERTISEMENT


 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia