Wall Street Rontok Berjemaah Usai Trump Umumkan Tarif Baru
Dalam pernyataannya, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif tambahan 10% terhadap negara-negara yang dianggap mendukung kebijakan anti-Amerika dari kelompok BRICS. Pernyataan ini muncul saat BRICS menggelar pertemuan di Rio de Janeiro, Brasil, di tengah upaya mereka mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
“Pasar saham saat ini sedang berada di posisi optimistis dan rekor tinggi, tapi pembicaraan soal tarif justru mengganggu,” kata manajer portofolio di Argent Capital Management Jed Ellerbroek.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyebutkan bahwa pengumuman tarif ini adalah bagian dari rangkaian kebijakan dagang yang akan dirilis dalam 48 jam ke depan. “Akan menjadi beberapa hari yang sangat sibuk,” ujarnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






