Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Rabu 23 Juli 2025: Perkasa
Indeks dolar, yang mengukur kinerja greenback terhadap sejumlah mata uang utama, turun selama tiga hari berturut-turut dan kini berada di posisi 97,430. Sejak pengumuman 'Liberation Day' Trump pada 2 April, indeks ini telah turun 6,6%.
Di tengah ketidakpastian arah kebijakan tarif global, pergerakan nilai tukar mayoritas mata uang dunia cenderung terbatas. Meskipun demikian, bursa saham AS terus mencetak rekor tertinggi.
Kesepakatan AS–Jepang mencakup pembukaan akses pasar Jepang untuk mobil, truk, beras, dan produk pertanian AS. Seorang sumber menyebutkan bahwa tarif untuk mobil Jepang ditetapkan sebesar 15%.
Di sisi lain, euro turun tipis 0,1% ke US$ 1,1739 dan pound sterling melemah ke US$ 1,35235. Sementara itu, dolar Australia stabil di US$ 0,6557 dan dolar Selandia Baru naik 0,1% menjadi US$ 0,60065.
Isu independensi The Fed juga membayangi pasar. Trump kembali menyerang Gubernur The Fed Jerome Powell karena enggan memangkas suku bunga. Namun, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa Powell tidak perlu mengundurkan diri dan boleh menyelesaikan masa jabatannya hingga Mei.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






