Emas Lambungkan Kinerja Emiten Ini, Saham Diramal Terbang 147%
JAKARTA, investor.id – PT Indika Energy Tbk (INDY) bakal menuai hasil dari bisnis emas tahun depan. Ini akan memompa saham INDY menuju target harga yang dipatok tinggi dengan rekomendasi beli.
Berdaarkan riset Sucor Sekuritas, Indika (INDY) membukukan rugi bersih US$ 1 juta kuartal II-2025, seiring lemahnya kinerja anak usaha batu bara, Kideco. Pada periode itu, pendapatan Kideco turun 21%, dipicu penurunan ASP batu bara 16% menjadi US$ 52,2 per ton dan volume penjualan 5%.
“Laba bersih INDY selama semester I-2025 hanya US$ 2 juta, turun 90%, di bawah konsensus analis dan prediksi kami,” tulis Sucor, dikutip Selasa (5/8/2025).
Sucor melihat masih ada hal positif di kinerja INDY, yakni cash cost turun 14% menjadi US$ 45,6 per ton, dipicu penurunan tarif royalti dari 28% menjadi 19% dan penurunan stripping ratio dari 5,6 kali menjadi 5,3 kali.
Sayang, menurut Sucor, biaya bahan bakar meningkat, karena ada mandatori penggunaan B40. Broker ini memprediksi Indika akan lebih diuntungkan dengan penurunan royalti pada kuartal berikutnya.
Baca Juga:
Saham MPPA dan COIN Tancap GasEmas dan Target Harga
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






