Jumat, 15 Mei 2026

PACK Bikin Investor Panik

Penulis : Thresa Sandra Desfika
21 Aug 2025 | 10:08 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi volatilitas pasar saham. (Unsplash/Maxim Hopman)
Ilustrasi volatilitas pasar saham. (Unsplash/Maxim Hopman)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) anjlok lagi 9,89% mentok auto reject bawah (ARB) ke Rp 3.280 pada sesi I perdagangan Kamis (21/8/2025).

Saham PACK bikin investornya panik. Ini terlihat dari antrean jual di harga bawah Rp 3.280 yang membeludak, mencapai 193.572 lot saham per pukul 10.03 WIB. Saham PACK juga ambles 9,90% mentok ARB pada perdagangan Rabu (20/8/2025) kemarin.

Itu tentu tak sesuai perkiraan banyak pelaku pasar modal. Karena PACK berencana melakukan obligasi wajib konversi (OWK) dengan skema rights issue.

ADVERTISEMENT

Manajemen PACK menjelaskan bahwa perseroan berencana untuk menerbitkan surat utang wajib konversi berupa obligasi wajib konversi (OWK), yang akan ditawarkan kepada para pemegang saham perseroan melalui mekanisme penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Aksi tersebut akan dimintai restunya dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025.

OWK tersebut selanjutnya dapat dikonversi menjadi sebanyak-banyaknya 35 miliar saham baru perseroan. Saham baru hasil konversi OWK akan dikeluarkan dari portepel perseroan dan dicatatkan di BEI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta akan memiliki hak yang sama dengan saham-saham perseroan lainnya yang telah dikeluarkan oleh perseroan sebelum PMHMETD, termasuk hak untuk memberikan suara dalam rapat umum pemegang saham dan hak atas dividen.

PT Eco Energi Perkasa akan menjadi pembeli siaga untuk menjamin pembelian sisa saham dan/atau efek bersifat ekuitas lainnya yang tidak dilaksanakan oleh pemegang saham perseroan dalam rangka PMHMETD sesuai dengan ketentuan POJK No. 32/2015.

PACK berencana untuk menggunakan dana hasil pelaksanaan PMHMETD, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, untuk pelunasan pembayaran atas transaksi pembelian saham yang akan dilakukan oleh entitas anak perseroan.

Rencana Transaksi

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia