Jumat, 15 Mei 2026

Semenarik Apa Saham BBCA setelah Muncul Laporan Kinerja Terbaru?

Penulis : Jauhari Mahardhika
25 Aug 2025 | 14:01 WIB
BAGIKAN
Presiden Direktur BCA (BBCA), Hendra Lembong. Investor Daily/David Gita Roza
Presiden Direktur BCA (BBCA), Hendra Lembong. Investor Daily/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA menunjukkan ketahanan yang solid dan kekuatan strategi di tengah tantangan di sektor perbankan. Hal itu tampak dari laporan terbaru kinerja BBCA (bank only).

Selama Januari-Juli 2025, BCA (BBCA) mencetak laba bersih (bank only) sebesar Rp 34,7 triliun atau meningkat 10,5% yoy.

“Laba bersih BBCA tersebut berada di atas perkiraan kami dan konsensus, yaitu 60,9% dan 59,6% dari estimasi 2025 vs 56,3%,” tulis analis KB Valbury Sekuritas, Akhmad Nurcahyadi dalam risetnya, Senin (25/8/2025).

ADVERTISEMENT

BBCA juga mencatat pertumbuhan yang solid pada pendapatan non-bunga serta mampu menjaga margin bunga bersih (net interest margin/NIM) tetap sehat, sehingga mendorong return on equity (ROE) ke level yang signifikan sebesar 23,3%.

“Meski laba secara bulanan sempat turun tipis pada Juli 2025 akibat peningkatan pencadangan, kami tetap yakin akan kemampuan BBCA dalam mengelola biaya kredit,” sebut Akhmad.

Adapun pertumbuhan kredit BBCA tetap kuat, yakni mencapai 11% yoy, jauh melampaui panduan manajemen untuk 2025 dan tren industri perbankan. Sedangkan KB Valbury Sekuritas memproyeksikan pertumbuhan kredit BBCA tahun ini sebesar 6,6% yoy.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia