GOTO Punya Target Harga Baru, tapi Dipangkas
BRI Danareksa Sekuritas juga memangkas proyeksi pinjaman outstanding GoTo Financial menjadi Rp 8,1 triliun pada 2025 dibandingkan sebelumnya Rp 11,1 triliun. Ini mencerminkan pertumbuhan yang lebih lambat dari perkiraan pada kuartal I dan II-2025.
“Meski demikian, makin mengecilnya kerugian di TTS-Tokopedia memperkuat visibilitas bagi GOTO untuk meraih laba bersih lebih cepat dari perkiraan,” sebut Kafi dan Erindra.
Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan peringkat buy untuk saham GOTO. Tapi, target harga saham GOTO berbasis sum of the parts (SOTP) diturunkan menjadi Rp 100 dari sebelumnya Rp 110.
Target harga baru tersebut mencerminkan penyesuaian pertumbuhan GTV ODS menjadi 7% dan pemangkasan proyeksi pinjaman outstanding menjadi Rp 8 triliun pada 2025. Adapun valuasi GOTO mengimplikasikan estimasi P/S 2025 sebesar 5,9 kali dibandingkan saat ini yang sebesar 4,8 kali.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






