Jumat, 15 Mei 2026

PBV ADRO 0,6 Kali, Serok?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Sep 2025 | 10:08 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham. (Investor Daily/David Gita Roza)
Investor memantau pergerakan saham. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) melemah lagi di sesi I perdagangan Senin (1/9/2025). Di sekitar pukul 10.00 WIB, posisi saham ADRO di Rp 1.715 atau -2,28%.

Tercatat sudah sebanyak 43,64 juta saham Alamtri Resources Indonesia ditransaksikan, frekuensi 13.716 kali, dan nilai transaksi Rp 74,49 miliar. Sepanjang pekan lalu, saham berkode ADRO ini mayoritas memerah dengan hanya sekali hijau. Dalam periode year to date (ytd) saham ADRO anjlok 29,63%.

Secara valuasi, rasio price to book value (PBV) ADRO ada di kisaran 0,68 kali. Dengan price earning ratio (PER) 4,02 kali (TTM), berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas.  PBV ADRO sendiri ada di sekitar -1 PBV Standard Deviation rata-rata tiga tahun terakhir 0,65 kali. Sedang PER di atas +1 PE Standard Deviation rata-rata tiga tahun terakhir 3,91 kali.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Pilarmas Investindo Sekuritas yang menetapkan target harga ADRO Rp 2.376. Sedangkan, Indo Premier Sekuritas menilai di antara potensi permainan energi terbarukan, ADRO menjadi yang paling tertinggal harga sahamnya dibandingkan TOBA, PGEO, dan BRPT. Indo Premier menilai proyek panel surya terapung ADRO dengan kapasitas dasar 2 GW akan menambah nilai sekitar Rp 535/saham terhadap harga saham ADRO, menurut estimasi Indo Premier.

Namun, Indo Premier mengungkap pasar belum sepenuhnya menghitung nilai dari proyek panel surya PV ini, yang menurut mereka bisa memberikan potensi peningkatan terhadap harga saham ADRO. “Jika kami menempatkan valuasi proyek solar PV sebesar US$ 1,3 miliar, TP kami dapat dinaikkan ke Rp 2.500/saham (dari awalnya Rp 2.300/saham),” pungkas riset Indo Premier Sekuritas.

Laba

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia