Jumat, 15 Mei 2026

Cobaan bagi ADRO

Penulis : Jauhari Mahardhika
1 Sep 2025 | 16:55 WIB
BAGIKAN
Fasilitas milik Alamtri Resources Indonesia (ADRO). (Foto: Perseroan)
Fasilitas milik Alamtri Resources Indonesia (ADRO). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 98 juta pada kuartal II-2025 atau naik 28,1% qoq, namun turun 75,7% yoy.

“Hasil tersebut membuat laba bersih ADRO selama semester I-2025 mencapai US$ 175 juta atau turun 77,5% yoy, di bawah ekspektasi yaitu 39% dari estimasi konsensus 2025,” tulis Stockbit Sekuritas dalam catatannya, Senin (1/9/2025).

Menurut Stockbit, kenaikan laba bersih ADRO secara kuartalan disebabkan oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 25% qoq, lebih tinggi dibandingkan peningkatan beban pokok pendapatan yang sebesar 11,4% qoq dan penurunan opex sebesar 4,4% qoq.

ADVERTISEMENT

“Hal itu menyebabkan margin laba usaha pada kuartal II-2025 naik menjadi 30,3% dibandingkan kuartal I-2025 yang sebesar 20,8%,” sebut Stockbit.

Secara valuasi, rasio price to book value (PBV) ADRO sebesar 0,68 kali. Sedangkan price to earning ratio (PER) 4,02 kali (TTM), berdasarkan data di aplikasi Stockbit.

PBV ADRO sekitar -1 PBV standard deviation rata-rata tiga tahun terakhir sebesar 0,65 kali. Sedang PER ADRO pada +1 PE standard deviation rata-rata tiga tahun terakhir 3,91 kali.

Tahun ini, Alamtri Resources (ADRO) diproyeksikan mencetak pendapatan sebesar US$ 1,73 miliar dan laba bersih US$ 344 juta. Muncul perkiraan dividen dan target harga baru saham ADRO.

“Proyeksi pendapatan dan laba bersih ADRO seiring penyesuaian harga jual rata-rata (average selling price/ASP) menjadi US$ 160/ton,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Farras Farhan dalam risetnya.

Target Harga ADRO 

ADRO telah keluar dari bisnis batu bara termal setelah mendivestasi 99,99% saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) pada Desember 2024. Divestasi itu menghasilkan dana sebesar US$ 270 juta dan masih mempertahankan kepemilikan 15,3% saham.

Fokusnya kini beralih ke PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) yang memiliki cadangan sebesar 292 juta ton dan sumber daya 980 juta ton. Hal itu ditopang oleh proyek smelter aluminium berbasis hidro berkapasitas 500 ribu ton dan pipeline energi terbarukan sebesar 1,3 GW.

“Transformasi ini menjadi fondasi evolusi ADRO menuju platform industri rendah emisi yang terintegrasi secara vertikal untuk pertumbuhan jangka panjang,” jelas dia.

Mirae Asset Sekuritas melanjutkan coverage atas saham ADRO dengan rekomendasi buy. Target harga baru ADRO sebesar Rp 2.300. Target harga tersebut merefleksikan valuasi P/E 2025 sebesar 12,3 kali – di atas rata-rata historis.

“Dengan proyeksi dividen sebesar Rp 129 per saham dan imbal hasil dividen (dividend yield) mencapai 6,6%, ADRO menawarkan kombinasi menarik antara penghasilan dan potensi re-rating struktural,” ungkap Farras.

Adapun commissioning smelter aluminium pada kuartal I-2026 akan menjadi titik balik penting, yang akan mempercepat momentum re-rating saat investor mulai menilai ADRO sebagai cerita pertumbuhan industri hijau yang terintegrasi.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 48 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 52 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia