Ada yang Bakal Kerek Harga Saham ADRO
JAKARTA, investor.id - Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) ditutup melemah 1,99% ke Rp 1.720 pada akhir perdagangan Senin (2/9/2025). Di awal sesi perdagangan kemarin saham ADRO sempat anjlok lebih dari 4% tapi tekanan akhirnya bisa mereda.
Sebanyak 94,53 juta saham ADRO diperdagangkan, frekuensi 28.491 kali, dan nilai transaksi Rp 162,07 miliar. Kala saham Alamtri Resources Indonesia melemah diam-diam ada yang serok. Itu terpantau dari adanya broker dengan net buy lumayan atas saham saham ADRO. Seperti Semesta Indovest net buy saham ADRO Rp 16,4 miliar dengan harga rata-rata Rp 1.722 per saham. Selain itu, Stockbit Sekuritas net buy Rp 11,3 miliar dengan harga rata-rata Rp 1.712 per saham.
Dalam sebulan terakhir, saham ADRO anjlok 7,03%. Dan sepanjang periode tiga bulan, saham Alamtri Resources Indonesia dengan kode ADRO merosot hingga 21,82% dari Rp 2.200. Rasio price to book value (PBV) ADRO saat ini 0,69 kali dengan price earning ratio (PER) 8,79 kali (annualized).
Adapun usai melepas bisnis batu bara termal, saat ini kinerja ADRO masih tergantung pada Alamtri Mineral Indonesia (ADMR) lewat batu bara metalurgi. Ke depan ADRO bakal jadi salah satu emiten energi terbarukan (EBT) dengan proyek besar. Perusahaan ini bercita-cita menjadi grup pertambangan dan energi terkemuka di Indonesia.
Indo Premier Sekuritas menilai di antara potensi pemain energi terbarukan, ADRO menjadi yang paling tertinggal harga sahamnya dibandingkan TOBA, PGEO, dan BRPT. Indo Premier menilai proyek panel surya terapung ADRO dengan kapasitas dasar 2 GW akan menambah nilai sekitar Rp 535/saham terhadap harga saham ADRO, menurut estimasi Indo Premier.
Namun, Indo Premier mengungkap pasar belum sepenuhnya menghitung nilai dari proyek panel surya PV ini, yang menurut mereka bisa memberikan potensi peningkatan terhadap harga saham ADRO. “Jika kami menempatkan valuasi proyek solar PV sebesar US$ 1,3 miliar, TP kami dapat dinaikkan ke Rp 2.500/saham (dari awalnya Rp 2.300/saham),” pungkas riset Indo Premier Sekuritas.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





