Jumat, 15 Mei 2026

Direksi Lepas Kepemilikan Saham Pyridam Farma (PYFA)

Penulis : Erta Darwati
4 Sep 2025 | 08:29 WIB
BAGIKAN
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) 
Sumber : Ist
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) Sumber : Ist

JAKARTA, investor.id - Direksi PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) Antes Eko Prasetio telah melepas kepemilikan sahamnya di perseroan dalam dua kali transaksi penjualan.

Corporate Secretary (Corsec) PYFA, Herdiasti Anggitya Dwisani mengungkap bahwa Antes telah melakukan transaksi penjualan dengan melepas 34.500 lembar saham atau setara 0,0003% kepemilikan sahamnya di PYFA.

Transaksi tersebut dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada 27 Agustus 2025 dengan menjual 15.000 lembar saham pada harga Rp 643,1 per sahamnya. Kemudian, transaksi dilanjutkan dengan menjual sebanyak 19.500 lembar saham pada harga Rp 583,3 per saham, pada 1 September 2025.

ADVERTISEMENT

“Tujuan transaksi untuk penjualan saham dengan status kepemilikan saham secara langsung,” kata Corsec PYFA Herdiasti Anggitya Dwisani dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/9/2025).

Adapun setelah transaksi penjualan saham tersebut, maka porsi kepemilikan saham Antes di PYFA menjadi tidak ada, dibandingkan sebelumnya yang tercatat ada sebanyak 34.500 lembar saham atau setara 0,0003% tersebut.

Sementara itu, saham PYFA pada perdagangan kemarin, Rabu (3/9/2025) bergerak menanjak 4,92% dengan harga saham pada level Rp 640, dan sahamnya juga bergerak menanjak sebesar 9,40% dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya, Antes menjelaskan bahwa PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) telah resmi menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan asal Korea Selatan, Genewel Co Ltd.

Melalui perjanjian ini, PYFA mendapatkan hak eksklusif sebagai distributor produk unggulan Genewel, termasuk Medifoam, Welpass, dan Guardix-SG, di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Hak tersebut mencakup pendaftaran izin edar, impor, pemasaran, penjualan, hingga pengelolaan jaringan sub-distributor di negara-negara yang ditentukan.

“Kami optimistis dapat mendorong penetrasi pasar, membangun sinergi distribusi lintas negara, dan memberikan solusi kesehatan yang relevan bagi masyarakat di Asia Tenggara, termasuk Indonesia,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (1/9/2025).

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia