Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Kompak Menyala, S&P 500 Cetak Rekor Tertinggi

Penulis : Indah Handayani
5 Sep 2025 | 06:00 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street 
Sumber: AP
ilustrasi Wall Street Sumber: AP

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks saham utama Wall Street kompak menguat pada penutupan perdagangan Kamis (4/9/2025), bahkan S&P 500 kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH).

Dikutip dari CNBC internasional, sentimen positif ini muncul setelah investor menilai data ketenagakerjaan swasta yang lebih lemah dari perkiraan justru membuka peluang pemangkasan suku bunga The Fed.

S&P 500 naik 0,83% ke level 6.502,08, sekaligus menandai rekor penutupan ke-21 sepanjang tahun ini. Nasdaq Composite menguat 0,98% ke 21.707,69, sementara Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik 350,06 poin (0,77%) ke 45.621,29.

Laporan ADP National Employment Report mencatat penambahan 54 ribu pekerjaan sektor swasta pada Agustus, lebih rendah dari ekspektasi 75 ribu dan juga turun dari revisi 106 ribu pada Juli. Meski demikian, pasar saham tetap reli karena angka ini dinilai cukup lemah untuk mendorong peluang pemangkasan suku bunga, tetapi tidak terlalu buruk hingga memicu kekhawatiran resesi.

Menurut data CME FedWatch, pelaku pasar kini memperkirakan peluang 97% The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan 17 September mendatang.

Managing Partner Harris Financial Group Jamie Cox mengatakan, The Fed kini tidak bisa lagi mengabaikan pelemahan pasar tenaga kerja. Data ADP memperkuat narasi bahwa laju pertumbuhan pasar tenaga kerja melambat signifikan. “Karena itu, Fed kemungkinan akan menggeser keseimbangan risiko menuju pemangkasan suku bunga bulan ini,” ujarnya.

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) turun setelah rilis data ADP. Penurunan ini melegakan pasar, setelah sebelumnya yield tenor 30 tahun sempat menyentuh 5% pada Rabu, di tengah ketidakpastian seputar tarif Presiden AS Donald Trump serta ancaman terhadap independensi The Fed.

Data Tenaga Kerja AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia