Harga Emas Tembus US$ 3.600, Sentuh Rekor Tertinggi
NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia melesat menembus level US$ 3.600 per ons pada perdagangan Senin (8/9/2025), dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Lonjakan ini terjadi setelah data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) menunjukkan pelemahan.
Dikutip dari Reuters, hal itu memperkuat ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan 16-17 September mendatang.
Harga emas spot naik 1,37% menjadi US$ 3.635,9 per troy ons. Logam mulia ini bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di US$ 3.646,29. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,7% di level US$3.677,40 per ons.
Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals Peter Grant mengatakan, momentum bullish emas diprediksi berlanjut hingga ke kisaran US$ 3.700– 3.730 dalam waktu dekat.
“Pelemahan pasar tenaga kerja yang berkelanjutan serta ekspektasi pemangkasan suku bunga hingga awal 2026 bisa menjadi faktor penopang harga emas,” ujarnya.
Laporan ketenagakerjaan AS pada 5 September 2025 menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja melambat tajam pada Agustus. Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan 88% peluang The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam rapat September, dan 12% peluang pemangkasan yang lebih agresif sebesar 50 basis poin.
Turunnya suku bunga membuat emas semakin menarik karena mengurangi biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil ini.
Harga Emas Terbang
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






