Terungkap Rencana Emiten di Bisnis Emas, Saham Diramal ke Rp 30.000
JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) terus membuka peluang untuk memperluas portofolio bisnis emas dan nikel, sembari mengoptimalkan portofolio pada segmen batu bara dan metalurgi untuk memastikan profitabilitas dan pengembalian yang berkelanjutan bagi pemegang saham.
“UT atau UNTR saat ini terus aktif mencari peluang di sektor nikel dan emas, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa terus untuk menambah portofolio di sektor mineral mining ini,” kata Direktur United Tractors Iwan Hadiantoro dalam Public Expose Live 2025 di Jakarta, Senin (8/9/2025) dikutip dari Antara.
Baca Juga:
Ritel Pegang Saham CDIA SeginiUntuk segmen usaha pertambangan emas dari UNTR saat ini dioperasikan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR). PTAR mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan SJR mengoperasikan tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
Total penjualan setara emas dari PTAR dan SJR sampai dengan Juli 2025 sebesar 143 ribu ons, 12% lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu. Adapun penjualan setara emas dari PTAR sebesar 136 ribu ons dan dari SJR sebesar 7 ribu ons.
Baca Juga:
Saham BBCA Murahnya KebangetanSementara itu, saham United Tractors (UNTR) loncat 4,34% ke Rp 26.450 pada perdagangan Senin (8/9/2025) kemarin. Saham ini diakumulasi, di mana asing juga mencatatkan net buy Rp 126 miliar.
Dalam Investor Digest 28 Agustus 2025, Mandiri Sekuritas menyebut menghadiri rapat analis UNTR, di mana manajemen menjelaskan prospek untuk sisa tahun ini. UNTR masih mencari peluang merger dan akuisisi (M&A) di sektor pertambangan mineral untuk menyeimbangkan bisnis batu bara dan non-batu bara. “Kami merekomendasikan beli UNTR dengan harga target Rp 30.000,” sebut Mandiri Sekuritas.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






