Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Reli Rekor Tertinggi, Pasar Kian Pede The Fed Pangkas Suku Bunga

Penulis : Indah Handayani
9 Sep 2025 | 10:45 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
Sumber; AP
ilustrasi harga emas Sumber; AP

NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia kembali naik dan reli rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan Selasa (9/9/2025) pagi. Penguatan ini ditopang oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan turunnya imbal hasil obligasi, seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan ini.

Harga emas hari ini terlihat naik 0,23% menjadi US$ 3.644,24 per troy ons pada saat berita ditulis. Setelah awal perdagangan sempat kembali menembus rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 3.654,6. Sedangkan rekor tertinggi sebelumnya berada di US$ 3.646.6 yang tercipta kemarin.

Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember bertambah 0,4% menjadi US$ 3.690,90 per troy ons.

“Harga emas masih berpotensi menguat lebih jauh, asalkan bank sentral AS memenuhi ekspektasi pasar terkait pemangkasan suku bunga ganda,” kata Chief Market Analyst KCM Trade Tim Waterer dikutip dari Reuters.

Pasar semakin yakin The Fed akan menurunkan suku bunga setelah data ketenagakerjaan AS menunjukkan pelemahan signifikan. Pertumbuhan lapangan kerja pada Agustus melambat tajam, sementara tingkat pengangguran naik ke 4,3%, level tertinggi hampir empat tahun terakhir.

Menurut CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan 89,4% kemungkinan The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, dan 10,6% kemungkinan pemangkasan jumbo 50 basis poin pada pertemuan pekan depan.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya menekan nilai dolar dan imbal hasil obligasi, sehingga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Dolar AS Jatuh

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia