Harga Emas Kembali Menguat, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini sepenuhnya memperkirakan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps), sementara peluang pemangkasan jumbo 50 bps hanya sekitar 6%.
Harga emas sudah melesat 38% sepanjang 2025, melanjutkan kenaikan 27% pada 2024. Faktor pendorongnya antara lain pelemahan dolar AS, akumulasi emas oleh bank sentral, kebijakan moneter longgar, dan meningkatnya ketidakpastian global.
Di sisi lain, logam mulia lainnya juga ikut menguat. Harga perak naik 0,4% menjadi US$ 41,04 per ons, platinum menanjak 0,9% ke US$ 1.380,43, sedangkan palladium stagnan di US$ 1.146,03 per ons
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






