Investor Lengket sama Saham Ini Gegara Grup Djarum, Keluar Kabar Baru
JAKARTA, investor.id - Keluar update terkait saham PT Remala Abadi Tbk (DATA). Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham DATA mulai sesi I perdagangan Kamis (11/9/2025). Tapi saham ini dimasukkan ke papan pemantauan khusus full call auction (FCA).
Sebelumnya, saham emiten Grup Djarum ini terkena suspensi sejak tanggal 28 Agustus 2025 karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Saham ini dalam periode year to date (ytd) terbang 488,39% ke Rp 4.560.
“Suspensi atas perdagangan saham Remala Abadi (DATA) di pasar reguler dan pasar tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 11 September 2025,” terang pengumuman BEI, Kamis (11/9/2025).
Remala Abadi sendiri baru diakuisisi grup besar, yakni Grup Djarum melalui PT Iforte Solusi Infotek, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) per 30 April 2025. Kini Iforte Solusi Infotek menggenggam 40% saham DATA.
BEI sampai meminta penjelasan kepada manajemen DATA terkait volatilitas harga saham dan rencana strategis ke depan. Hal itu diketahui dari keterbukaan informasi DATA dalam menjawab pertanyaan BEI yang diunggah pada Rabu (3/9/2025).
Salah satu poin, BEI menyoroti soal progres penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) yang dilakukan oleh PT Iforte Solusi Infotek (iForte) atas saham-saham DATA pada periode 1 Juli-30 Juli 2025.
Investor Lengket
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






