Investor Lengket sama Saham Ini Gegara Grup Djarum, Keluar Kabar Baru
Direktur Utama Remala Abadi (DATA) Agus Setiono menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (POJK 9/2018), iForte telah menyampaikan laporan hasil penawaran tender wajib ke OJK yang ditembuskan kepada perseroan sebagaimana disampaikan dalam surat iForte No. 037/EXT/ISI/VIII/2025 tanggal 12 Agustus 2025.
Menurut Agus, sesuai dengan laporan MTO iForte, jumlah saham yang telah dibeli oleh iForte dalam pelaksanaan penawaran tender wajib tersebut adalah sebanyak 900 lembar saham dari jumlah saham yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 274.973.100 saham perseroan atau sekitar 20% dengan harga penawaran tender wajib Rp 974 per saham.
Baca Juga:
Update Bank Mandiri (BMRI)“Rendahnya tingkat partisipasi pemegang saham dalam penawaran tender wajib menurut penilaian perseroan dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang sepenuhnya menjadi keputusan pemegang saham publik dalam membuat keputusan investasinya,” sebut Agus.
Dia menambahkan, rendahnya partisipasi publik bisa saja merupakan gambaran atas keyakinan pemegang saham publik atas prospek usaha Remala Abadi (DATA) setelah proses akuisisi yang dilakukan oleh entitas Grup Djarum.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






