Minggu, 21 Juni 2026

PGEO Groundbreaking Proyek Hidrogen Hijau, Nilai Investasi Capai US$ 3 Juta

Penulis : Erta Darwati
11 Sep 2025 | 09:06 WIB
BAGIKAN
Area Ulubelu di WKP Gunung Way Panas yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung. (Foto: PGEO)
Area Ulubelu di WKP Gunung Way Panas yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), sekitar 125 km dari Kota Bandar Lampung. (Foto: PGEO)

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) anak usaha PT Pertamina (Persero) melakukan groundbreaking pembangunan Pilot Plant Green Hydrogen Ulubelu di Ulubelu, Lampung, pada 9 September 2025.

Pilot Plant Green Hydrogen Ulubelu ini ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2026, dengan nilai investasi proyek tersebut mencapai US$ 3 juta. 

Adapun fasilitas tersebut akan mengintegrasikan teknologi Anion Exchange Membrane (AEM) electrolyzer dengan energi panas bumi sebagai sumber listrik bersih.

ADVERTISEMENT

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius mengatakan bahwa Pertamina meluncurkan pilot plant ini untuk mendukung transisi energi, mempercepat bauran energy bersih, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Pengembangan green hydrogen selaras dengan dual growth strategy Pertamina Group, yaitu dalam hal mengembangkan portofolio bisnis rendah karbon untuk masa depan berkelanjutan,” kata Simon dalam keterangan resmi, pada Rabu (10/9/2025).

Dia menjelaskan bahwa melalui inisiatif ini, Pertamina membuktikan bahwa teknologi green hydrogen berbasis panas bumi dapat diterapkan secara nyata.

Menurutnya, proyek ini juga menjadi fondasi regulasi, standar, dan model bisnis hidrogen di Indonesia, dan menjadi ekosistem energi baru yang bisa direplikasi di wilayah lain.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Ulubelu kembali menorehkan catatan penting sebagai pionir melalui Groundbreaking Pilot Plant Green Hydrogen.

“Ke depan, Pilot Plant Ulubelu lebih dari persoalan teknologi atau investasi. Ini adalah tentang warisan berharga yang akan kita titipkan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung menyampaikan perhargaan kepada Pertamina dan PGEO yang telah menjalankan transformasi bisnis dengan melakukan integrasi investasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) dengan Industri Green Hydrogen.

Menurutnya, Green Hydrogen merupakan salah satu energi ramah lingkungan yang rendah emisi. Cepat atau lambat energi terbarukan perlahan mendisrupsi energi fosil di masa mendatang yang menjadi core business Pertamina saat ini.

“Pilihan energi terbarukan yang lebih akan memberikan keuntungan bagi konsumen dalam memilih kebutuhan sumber energi yang jauh lebih berkualitas namun tidak berdampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya.

Adapun hidrogen hijau yang dihasilkan nantinya akan dimanfaatkan untuk uji pasar, termasuk ke sektor transportasi dan industri.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia