Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Penulis : Indah Handayani
11 Sep 2025 | 12:41 WIB
BAGIKAN
Tampilkan tumpukan emas batangan dari dekat. (Foto: Vector Photo Gallery/ Istock/ Getty Images)
Tampilkan tumpukan emas batangan dari dekat. (Foto: Vector Photo Gallery/ Istock/ Getty Images)

JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia melemah Kamis (11/9/2025), tetap bertahan dekat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH). Saat ini, pasar menanti rilis data inflasi konsumen (CPI) Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga The Fed.

Dikutip dari Reuters, harga emas hari ini terlihat turun 0,2% ke US$ 3.633,97 per ons saat berita ditulis. Sementara emas berjangka AS untuk pengiriman Desember terkoreksi 0,3% ke US$ 3.671,90. Sebelumnya, harga emas sempat mencetak rekor baru di US$ 3.673,95 per ons pada Selasa (9/9/2025).

Head of Global Macro Tastylive Ilya Spivak mengatakan, harga emas saat ini tengah mengkonsolidasikan kenaikan sebelumnya sambil menunggu arah dari data CPI. Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, dolar bisa menguat dan emas terkoreksi dalam jangka pendek.

“Namun, potensi penurunan terbatas karena pasar tetap menaruh harapan pada pemangkasan suku bunga The Fed,” ujarnya.

Data sebelumnya menunjukkan harga produsen AS (PPI) turun 0,1% pada Agustus, berbanding terbalik dengan perkiraan kenaikan 0,3%.

Sementara jajak pendapat Reuters memproyeksikan CPI AS akan naik 0,3% secara bulanan pada Agustus, setelah 0,2% pada Juli. Secara tahunan, inflasi diperkirakan 2,9%, naik dari 2,7% bulan sebelumnya.

Suku Bunga The Fed

Pasar kini memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan pekan depan. Bahkan, terdapat peluang kecil pemangkasan lebih agresif 50 bps, menurut CME FedWatch Tool.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung emas sebagai aset non-bunga.

Di sisi lain, harga logam mulia lainnya juga bergerak terbatas. Perak turun 0,1% ke US$ 41,10 per ons, platinum melemah 0,2% ke US$ 1.383,50, sementara paladium relatif stabil di US$ 1.173,45.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia