Jumat, 15 Mei 2026

Antam (ANTM) Buka Fakta soal Pasokan Emas

Penulis : M. Ghafur Fadillah
12 Sep 2025 | 07:02 WIB
BAGIKAN
Emas Antam (ANTM). (Foto: Antam)
Emas Antam (ANTM). (Foto: Antam)

JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) menyiapkan strategi efisiensi biaya, penguatan rantai pasok emas domestik, serta percepatan proyek hilirisasi untuk menjaga kinerja profitabilitas pada semester II-2025. Di segmen emas, Antam memperkuat kerja sama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas margin.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arianto Sabtonugroho Rudjito, mengatakan perseroan berkomitmen menjaga margin positif di tengah fluktuasi harga komoditas dan potensi kenaikan biaya operasional.

“Langkah efisiensi yang akan kami lakukan ke depan adalah optimalisasi rantai pasok, renegosiasi kontrak operasional, dan peningkatan utilisasi aset,” ujarnya dalam Public Expose Live, Kamis (11/9/2025).

ADVERTISEMENT

Arianto menambahkan, efisiensi di segmen nikel ditempuh melalui pengadaan alat berat yang lebih terukur, optimalisasi stripping ratio, efektivitas jam kerja, hingga rekomposisi volume pekerjaan dengan mitra tambang.

Di segmen emas, Antam memperkuat kerja sama dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) guna menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas margin. Selama semester I-2025, penjualan emas perseroan mencapai 29,3 ton dengan kontribusi Rp 49,53 triliun atau 84% dari total penjualan Rp 59,01 triliun.

Sebagai catatan, sekitar 78% pasokan emas Antam saat ini masih berasal dari impor, sementara 22% dipenuhi dari pasokan domestik yang mayoritas berasal dari Freeport. “Ke depan, untuk memperkuat rantai pasok emas, strategi kami adalah memperkuat rantai nilai pasokan dalam negeri khususnya dari Freeport,” jelas Arianto.

Dari sisi kinerja, Antam membukukan laba bersih Rp 4,70 triliun pada semester I-2025, melonjak 202,89% dibandingkan Rp 1,55 triliun pada periode sama tahun sebelumnya. Lonjakan laba sejalan dengan penjualan yang tumbuh 154,51% yoy.

Selain emas, nikel tetap menjadi kontributor utama. Antam mencatat produksi bijih nikel 9,1 juta WMT dengan penjualan 8,2 juta WMT pada paruh pertama tahun ini, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu.

Perseroan juga mengandalkan proyek hilirisasi strategis di Halmahera Timur bersama konsorsium CBL, yang mencakup pembangunan pabrik Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) berkapasitas 88 ribu ton nikel pig iron per tahun dan pabrik High-Pressure Acid Leach (HPAL) berkapasitas 55 ribu ton MHP per tahun.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 29 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 33 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia