Jumat, 15 Mei 2026

Serok Saham Ini di Rp 19 Perak, Cuannya 3.163%

Penulis : Thresa Sandra Desfika
12 Sep 2025 | 07:23 WIB
BAGIKAN
Kapal PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE). (Ilustrasi/Perseroan)
Kapal PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE). (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Sempat jatuh 11,95% pada 9 September 2025, saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) kembali ngacir pada perdagangan 10 dan 11 September masing-masing +24,62% dan +25%.

Di 11 September kemarin, saham CBRE diparkir di Rp 620, yang merupakan level tertingginya sepanjang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebanyak 680,75 juta saham ditransaksikan, frekuensi 61.068 kali, dan nilai transaksi Rp 396,12 miliar.

Sejak suspensinya dibuka pada 25 Agustus 2025, saham Cakra Buana Resources Energi hampir selalu menghijau. Hanya sekali merah yakni pada tanggal 9 September. Dalam sebulan terakhir, saham ini terbang 408,2%.

ADVERTISEMENT

Jika dilihat dari rentang waktu yang lebih panjang, ternyata saham berkode CBRE meroket 3.163,16% dalam periode year to date (ytd) dari Rp 19 perak di awal Januari 2025. Artinya, andai ada yang menyerok saham ini saat posisinya masih belasan rupiah dan masih hold, maka potensi cuannya sedahsyat itu.

CBRE sempat dirumorkan ada kemungkinan sinergi dengan Grup Hafar. Tapi Petrosea (PTRO) menginformasikan bahwa pemberitaan di media massa sehubungan dengan anak perusahaan yang dimiliki sebesar 51% oleh Petrosea, yaitu Grup Hafar yang akan melakukan sinergi dengan PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) adalah tidak benar.

“Petrosea mengiimbau kepada seluruh pihak untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi resmi yang disampaikan melalui situs web perusahaan maupun situs web Bursa Efek Indonesia,” jelas manajemen Petrosea.

RUPSLB

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia