Jumat, 15 Mei 2026

Saham Lari 590%, Ternyata Mau Diakuisisi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
12 Sep 2025 | 07:45 WIB
BAGIKAN
Hotel Fitra. (Foto: Perseroan)
Hotel Fitra. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) akan punya pengendali baru, yakni PT Jinlong Resources Investment. Di mana, Jinlong saat ini telah melakukan proses negosiasi untuk mengakuisisi FITT.

“Saat ini kami sedang melaksanakan proses negosiasi atas rencana pengambilalihan PT Hotel Fitra International Tbk dengan PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie sebagai penjual,” terang pengumuman Jinlong Resources Investment yang dipublikasikan di Investor Daily, Jumat (12/9/2025).

Jinlong Resources Investment sebagai calon pengendali baru FITT akan mengambil alih sekitar 627 juta (48,07%) saham Hotel Fitra International. “Apabila diselesaikan maka akan mengakibatkan perubahan pengendalian pada FITT,” sebut pengumuman itu.

ADVERTISEMENT

Tujuan dari rencana akuisisi ini adalah untuk pengembangan bisnis dan memperbesar investasi calon pengendali baru di Indonesia. Tapi belum banyak diketahui mengenai Jinlong Resources Investment sendiri. Dalam pengumumannya, hanya disebutkan bahwa Jinlong kegiatan usahanya aktivitas perusahaan holding yang beralamat di Jakarta.

“Apabila rencana pengambilalihan telah selesai dilaksanakan, calon pengendali baru akan melaksanakan tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018,” papar pengumuman dari Jinlong.

Hotel Fitra International sendiri adalah perusahaan induk yang mengoperasikan FITRA Hotel Majalengka, sebuah hotel bintang tiga di Majalengka, Jawa Barat, melalui anak perusahaannya. Perusahaan ini juga sedang mengembangkan Kertajati Umrah Park, kawasan terpadu wisata religi di Majalengka.

Saham FITT sempat kena suspensi sehari pada 11 September 2025 kemarin karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Tapi Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham FITT mulai tanggal 12 September ini.

Di perdagangan 10 September, saham FITT melonjak 20,72% ke Rp 670. Dan dalam periode year to date (ytd), saham FITT ternyata sudah terbang 590,72% dari Rp 97 perak.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 26 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia