Saham Lari 590%, Ternyata Mau Diakuisisi
JAKARTA, investor.id - PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) akan punya pengendali baru, yakni PT Jinlong Resources Investment. Di mana, Jinlong saat ini telah melakukan proses negosiasi untuk mengakuisisi FITT.
“Saat ini kami sedang melaksanakan proses negosiasi atas rencana pengambilalihan PT Hotel Fitra International Tbk dengan PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie sebagai penjual,” terang pengumuman Jinlong Resources Investment yang dipublikasikan di Investor Daily, Jumat (12/9/2025).
Jinlong Resources Investment sebagai calon pengendali baru FITT akan mengambil alih sekitar 627 juta (48,07%) saham Hotel Fitra International. “Apabila diselesaikan maka akan mengakibatkan perubahan pengendalian pada FITT,” sebut pengumuman itu.
Tujuan dari rencana akuisisi ini adalah untuk pengembangan bisnis dan memperbesar investasi calon pengendali baru di Indonesia. Tapi belum banyak diketahui mengenai Jinlong Resources Investment sendiri. Dalam pengumumannya, hanya disebutkan bahwa Jinlong kegiatan usahanya aktivitas perusahaan holding yang beralamat di Jakarta.
“Apabila rencana pengambilalihan telah selesai dilaksanakan, calon pengendali baru akan melaksanakan tender wajib sesuai dengan ketentuan POJK No. 9/2018,” papar pengumuman dari Jinlong.
Hotel Fitra International sendiri adalah perusahaan induk yang mengoperasikan FITRA Hotel Majalengka, sebuah hotel bintang tiga di Majalengka, Jawa Barat, melalui anak perusahaannya. Perusahaan ini juga sedang mengembangkan Kertajati Umrah Park, kawasan terpadu wisata religi di Majalengka.
Saham FITT sempat kena suspensi sehari pada 11 September 2025 kemarin karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Tapi Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi saham FITT mulai tanggal 12 September ini.
Di perdagangan 10 September, saham FITT melonjak 20,72% ke Rp 670. Dan dalam periode year to date (ytd), saham FITT ternyata sudah terbang 590,72% dari Rp 97 perak.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






