Jumat, 15 Mei 2026

Saham Laris Tersengat Proyek Panas Pengendali Baru

Penulis : Thresa Sandra Desfika
15 Sep 2025 | 07:38 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Gerd Altmann (Pixabay)
Ilustrasi kesepakatan bisnis. Foto: Gerd Altmann (Pixabay)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) melonjak 20,36% ke Rp 402 pada akhir perdagangan Jumat (12/9/2025). Saham ini diserbu laris manis dengan 573,27 juta saham ditransaksikan, frekuensi 45.159 kali, dan nilai transaksi Rp 227,73 miliar.

Saham berkode FUTR sendiri telah melonjak 173,47% dalam sebulan. Saham Futura Energi Global juga terbang 396,30% dalam periode tiga bulan terakhir.

Saham FUTR memanas di tengah aksi diakuisisi pengendali baru. PT Aurora Dhana Nusantara (Ardhantara) resmi menjadi pemegang saham pengendali baru PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) setelah mengakuisisi 45% atau sekitar 2,29 miliar saham milik PT Digital Futurama Global. Aksi korporasi ini menjadi langkah strategis Ardhantara untuk mempercepat akselerasi transisi energi bersih di Indonesia.

ADVERTISEMENT

Komisaris Utama Ardhantara, Anggara Suryawan, menegaskan akuisisi ini tidak semata didorong potensi bisnis, melainkan juga visi jangka panjang untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“Kami melihat FUTR bukan sekadar perusahaan, melainkan peluang strategis untuk membangun masa depan energi yang lebih hijau dan mandiri. Akuisisi ini sejalan dengan komitmen Ardhantara dalam mendukung transisi energi berkelanjutan,” ujar Anggara dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2025).

Lebih lanjut, Anggara menyebut langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kemandirian energi berbasis potensi nasional. “Transisi energi adalah kebutuhan mendesak, bukan pilihan lagi. Dengan sinergi ini, kami ingin FUTR bergerak lebih cepat dan membawa dampak positif bagi para pemangku kepentingan maupun masyarakat luas,” imbuhnya.

Direktur Utama Ardhantara, Gregory Dhanan, menyampaikan bahwa pasca akuisisi resmi, pihaknya akan segera menyusun strategi untuk memperkuat struktur perusahaan, memperluas aset energi, serta menjajaki kolaborasi internasional.

“FUTR memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi pemain utama di sektor energi. Ardhantara siap mendukung pertumbuhan perusahaan ke level berikutnya dengan menjunjung transparansi, integritas, dan konsistensi,” ujar Gregory.

Ia menambahkan, ke depan FUTR ditargetkan menjadi simbol perusahaan energi hijau yang kredibel dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

Saat ini Ardhantara tengah mengembangkan proyek panas bumi (geotermal) di kawasan Gunung Slamet, Jawa Tengah, dengan estimasi kapasitas 220 MW. Proyek tersebut sudah mengantongi kesepakatan jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) dengan PLN.

Dengan dukungan Ardhantara, FUTR diyakini mampu mempercepat ekspansi di sektor energi baru terbarukan (EBT) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam transisi energi menuju target net zero emission.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia