Saham Laris Tersengat Proyek Panas Pengendali Baru
JAKARTA, investor.id - Saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) melonjak 20,36% ke Rp 402 pada akhir perdagangan Jumat (12/9/2025). Saham ini diserbu laris manis dengan 573,27 juta saham ditransaksikan, frekuensi 45.159 kali, dan nilai transaksi Rp 227,73 miliar.
Saham berkode FUTR sendiri telah melonjak 173,47% dalam sebulan. Saham Futura Energi Global juga terbang 396,30% dalam periode tiga bulan terakhir.
Saham FUTR memanas di tengah aksi diakuisisi pengendali baru. PT Aurora Dhana Nusantara (Ardhantara) resmi menjadi pemegang saham pengendali baru PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) setelah mengakuisisi 45% atau sekitar 2,29 miliar saham milik PT Digital Futurama Global. Aksi korporasi ini menjadi langkah strategis Ardhantara untuk mempercepat akselerasi transisi energi bersih di Indonesia.
Komisaris Utama Ardhantara, Anggara Suryawan, menegaskan akuisisi ini tidak semata didorong potensi bisnis, melainkan juga visi jangka panjang untuk mendukung ketahanan energi nasional.
“Kami melihat FUTR bukan sekadar perusahaan, melainkan peluang strategis untuk membangun masa depan energi yang lebih hijau dan mandiri. Akuisisi ini sejalan dengan komitmen Ardhantara dalam mendukung transisi energi berkelanjutan,” ujar Anggara dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2025).
Lebih lanjut, Anggara menyebut langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kemandirian energi berbasis potensi nasional. “Transisi energi adalah kebutuhan mendesak, bukan pilihan lagi. Dengan sinergi ini, kami ingin FUTR bergerak lebih cepat dan membawa dampak positif bagi para pemangku kepentingan maupun masyarakat luas,” imbuhnya.
Direktur Utama Ardhantara, Gregory Dhanan, menyampaikan bahwa pasca akuisisi resmi, pihaknya akan segera menyusun strategi untuk memperkuat struktur perusahaan, memperluas aset energi, serta menjajaki kolaborasi internasional.
“FUTR memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi pemain utama di sektor energi. Ardhantara siap mendukung pertumbuhan perusahaan ke level berikutnya dengan menjunjung transparansi, integritas, dan konsistensi,” ujar Gregory.
Ia menambahkan, ke depan FUTR ditargetkan menjadi simbol perusahaan energi hijau yang kredibel dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.
Baca Juga:
Diskon Saham ADROSaat ini Ardhantara tengah mengembangkan proyek panas bumi (geotermal) di kawasan Gunung Slamet, Jawa Tengah, dengan estimasi kapasitas 220 MW. Proyek tersebut sudah mengantongi kesepakatan jual beli listrik atau power purchase agreement (PPA) dengan PLN.
Dengan dukungan Ardhantara, FUTR diyakini mampu mempercepat ekspansi di sektor energi baru terbarukan (EBT) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam transisi energi menuju target net zero emission.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

