Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Jelang Keputusan The Fed

Penulis : Indah Handayani
16 Sep 2025 | 04:34 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga emas
Sumber; AP
ilustrasi harga emas Sumber; AP

NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Senin (15/9/2025). Kenaikan ini dipicu pelemahan dolar dan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS). Kini, investor menanti keputusan penting The Fed pada pekan ini.

Harga emas spot ditutup melonjak 0,98% ke level US$ 3.678,99 per ons, setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 3.685,39 pada awal perdagangan. Sepanjang pekan lalu, harga emas tercatat menguat sekitar 1,6%.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 0,8% menjadi US$ 3.719,00 per ons.

Dikutip dari CNBC internasional, indeks dolar AS turun 0,3% ke posisi terendah dalam sepekan, membuat emas lebih menarik bagi pemegang mata uang lain. Di saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga melemah, memberi tambahan dorongan pada reli emas.

Pasar hampir yakin The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Rabu (17/9/2025), menjadi yang pertama sejak Desember lalu. Namun, sebagian pelaku pasar masih membuka kemungkinan pemangkasan lebih agresif sebesar 50 basis poin.

“Ekspektasi pemangkasan 25 bps sudah sangat kuat saat ini. Ada kemungkinan satu atau dua kali pemangkasan lagi sebelum akhir tahun,” kata Vice President sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals Peter Grant.

Grant menambahkan, target kenaikan harga emas berikutnya berada di level US$ 3.700, lalu US$ 3.730, hingga US$ 3.743 dalam jangka pendek.

Emas, yang tidak memberikan imbal hasil, umumnya lebih diminati saat suku bunga rendah karena dianggap sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar.

Tekanan Trump

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia