Grup ADRO Ungkap Progres Proyek Besar
JAKARTA, investor.id - Entitas PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), yakni PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) buka-bukaan mengenai proyek besar, yakni pembangunan smelter aluminium.
Sekretaris Perusahaan ADMR, Mahardika Putranto menjelaskan, smelter aluminium yang sedang dibangun oleh ADMR melalui anak perusahaannya, yaitu PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI), diperkirakan akan mulai beroperasi secara bertahap (first pot operation) pada akhir 2025.
Baca Juga:
Kenapa Saham ADRO Bisa Semurah Ini?“Pada fase pertama, smelter aluminium ini diproyeksikan akan memiliki kapasitas produksi sampai 500.000 ton aluminium ingot per tahun. Kapasitas produksi ini rencananya akan ditingkatkan hingga 1,5 juta ton aluminium ingot per tahun yang terbagi dalam beberapa fase pengembangan di tahun-tahun berikutnya,” terang Mahardika dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (17/9/2025).
Sampai kuartal kedua 2025, lanjutnya, pekerjaan struktur baja utama di area smelter aluminium KAI telah hampir selesai, diikuti dengan konstruksi bangunan dan pemasangan peralatan utama untuk potroom, sistem anoda, dan fasilitas pendukung.
Kemudian di area jetty, peralatan utama termasuk alat bongkar muat telah berhasil dipasang, dan pekerjaan konstruksi dilanjutkan dengan pemasangan sistem kelistrikan dan kabel. Lalu di area asrama, beberapa bangunan telah selesai dibangun, yang dilanjutkan dengan pembangunan struktur utama dan utilitas.
KAI sendiri ditujukan untuk berfokus pada produksi ingot aluminium dari smelter aluminium yang terletak di Kawasan industri di provinsi Kalimantan Utara.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






