Minggu, 21 Juni 2026

BEI Cabut Suspensi 7 Saham!

Penulis : Erta Darwati
23 Sep 2025 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/rwa)
Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/rwa)

JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka penghentian sementara atau suspensi tujuh saham, mulai sesi I perdagangan, Selasa (23/9/2025).

BEI mengungkap tujuh saham yang dibuka suspensinya di antaranya saham PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), saham PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA), dan saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE).

Diikuti saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), saham PT Lion Metal Works Tbk (LION), dan saham PT Pakuan Tbk (UANG).

ADVERTISEMENT

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menjelaskan bahwa dengan dibukanya suspensi tujuh saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Selasa (23/9/2025).

Sebelumnya, BEI melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap saham LIVE, FUJI, IDEA, TEBE mulai sesi I perdagangan 22 September 2025.

Sementara itu, BEI melakukan suspensi terhadap saham PBSA mulai sesi I perdagangan 12 September 2025. Lalu saham LION dan UANG disuspensi pada 15 September 2025.

Adapun BEI mensuspensi tujuh saham tersebut lantaran terjadi peningkatan harga saham kumulatif yang signifikan.

Saham LIVE terlihat melejit 79,35% dalam sebulan terakhir. Lalu, saham FUJI juga melejit sebesar 67,81% dalam sebulan terakhir, dan saham IDEA juga terbang 79,12% dalam sebulan terakhir, serta saham TEBE melejit 103,60% dalam sebulan.

Selanjutnya, saham PBSA melejit 78,85% dalam sebulan, saham LION terbang 124,60% dalam sebulan, dan saham UANG juga terbang 212,12% dalam sebulan terakhir. 

Yulianto mengatakan bahwa tujuan dari kebijakan BEI tersebut adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (22/9/2025).

Kemudian, dia menjelaskan bahwa bagi pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia