Jumat, 15 Mei 2026

JSI Sinergi Mas Resmi Kuasai Saham Leyand International (LAPD)

Penulis : Indah Handayani
23 Sep 2025 | 13:13 WIB
BAGIKAN
PT Leyand International Tbk. Foto ilustrasi: Perseroan
PT Leyand International Tbk. Foto ilustrasi: Perseroan

JAKARTA, investor.id – PT JSI Sinergi Mas resmi memperluas langkahnya di industri tambang dengan mengakuisisi saham PT Leyand International Tbk (LAPD). Perusahaan holding pengembangan batu bara dan mineral ini kini menguasai 12,95% saham LAPD, sebagai bagian dari strategi menjadi perusahaan tambang mineral terintegrasi terkemuka di Asia.

Direktur Utama JSI Sinergi Mas Jamal Abdul Nasir Bamadhaj menegaskan, aksi korporasi ini merupakan tahapan penting dari Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales and Purchase Agreement). “Langkah ini merupakan bagian dari proses akuisisi yang sudah disepakati sebelumnya,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (23/9/2025).

JSI Sinergi Mas mengambil alih 513.750.900 saham LAPD yang sebelumnya dimiliki oleh Laymand Holdings Pte Ltd, PT Intiputera Bumitirta, Keraton Investment Ltd, Elvi Felicia, dan Leo Andyanto. Jumlah tersebut setara 12,95% hak suara di Leyand International.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, JSI sudah memiliki 139.189.400 saham LAPD (3,51%). Dalam dua hari terakhir, JSI menambah kepemilikannya melalui pembelian pada 17 September 2025 sebesar 209.232.800 lembar saham di harga Rp 155 per saham, senilai Rp 32,43 miliar. Ada pula pembelian pada 18 September 2025 dengan menambah 165.328.700 lembar saham di harga Rp 175 per saham, senilai Rp 28,93 miliar.

Direktur Utama Leyand International (LAPD) Bambang Rahardja Burhan menyebutkan, transaksi ini sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pihaknya juga akan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyambut JSI Sinergi Mas sebagai pemegang saham pengendali baru.

“Selanjutnya, Leyand International akan menjalankan bisnis sesuai arahan pemegang saham baru dan tetap berkomitmen mematuhi aturan pasar modal,” kata Bambang.

Sebagai pengendali baru, JSI Sinergi Mas juga diwajibkan melakukan penawaran tender atau tender offer wajib sesuai Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Bambang menambahkan, kehadiran JSI Sinergi Mas diharapkan membawa napas segar bagi LAPD.
“Kami optimistis, kehadiran JSI Sinergi Mas akan meningkatkan kinerja perusahaan, memberi nilai tambah bagi pemegang saham, sekaligus memperkuat posisi Leyand International di industri,” tegasnya. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia