Minggu, 21 Juni 2026

Saham EMAS Ada yang Serok

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Sep 2025 | 07:34 WIB
BAGIKAN
Merdeka Gold (EMAS). Ist
Merdeka Gold (EMAS). Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) anjlok 9,34% ke Rp 3.300 pada perdagangan Kamis (25/9/2025) atau di hari ketiganya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bahkan saham ini sempat jatuh 14,84% mentok auto reject bawah (ARB) tapi kemudian bisa sedikit bangkit. Sebanyak 444,06 juta saham Merdeka Gold Resources (EMAS) ditransaksikan, frekuensi 157.293 kali, dan nilai transaksi Rp 1,44 triliun.

Saat harganya jatuh, ternyata saham anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini ada yang serok. Broker Indo Premier Sekuritas mencatatkan net buy atas saham EMAS Rp 319,9 miliar di harga rata-rata Rp 3.348, Mandiri Sekuritas juag net buy Rp 174,3 miliar, dan Trimegah Sekuritas net buy Rp 34,7 miliar.

ADVERTISEMENT

Sebagai catatan, Trimegah dan Indo Premier merupakan underwriter dari aksi penawaran umum perdana (IPO) saham Merdeka Gold Resources (EMAS).

Saham Merdeka Gold Resources memerah di hari ketiganya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham ini perdana listing pada 23 September 2025 dan mencetak auto reject atas (ARA). Pada 24 September kemarin, saham EMAS hanya mampu naik 1,11%.

Sementara itu, salah satu investor Andry Hakim sempat membuat unggahan di Instagram Story miliknya pada 24 September. Terpantau di situ, terdapat tangkapan layar jual EMAS 10.481 lot di harga Rp 4.000. Total transaksinya Rp 4,19 miliar. Dalam InstaStory-nya, Andry Hakim menyematkan caption-nya, “Pamit dulu. Lumayan profit Rp 1,17 miliar dalam 2 hari. Kerja 2 hari bisa buat makan setahun,” pungkasnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia