Harga Naik Tajam, 5 Saham Kena Suspensi BEI
JAKARTA, investor.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara terhadap lima saham, mulai sesi I perdagangan, Jumat (26/9/2025).
BEI mengungkap lima saham yang disuspensi di antaranya Saham PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) dan PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA).
Adapun BEI mensuspensi lima saham tersebut lantaran terjadi peningkatan harga saham kumulatif secara signifikan.
Baca Juga:
BEI Cabut Suspensi 3 Saham!Saham FUTR menguat 25% ke harga Rp 500 per saham pada perdagangan Kamis (25/9/2025), sahamnya sudah melejit 197,62% dalam sebulan.
Selanjutnya, saham GPSO menguat 16,56% ke level harga Rp 880 per saham pada perdagangan Kamis (25/9/2025), dan sahamnya sudah melejit 193,33% dalam sebulan terakhir.
Lalu, saham GTRA menguat 17,86% ke level harga Rp 330 per saham pada perdagangan Kamis (25/9/2025), dan sahamnya sudah melejit 134,04% dalam sebulan terakhir.
Baca Juga:
BEI Buka Gembok Suspensi 4 Saham!Kemudian, saham RISE menguat 24,66% ke level harga Rp 2.780 per saham pada perdagangan Kamis (25/9/2025), dan sahamnya sudah melejit 164,51% dalam sebulan terakhir.
Terakhir, saham MEJA menguat 9,63% ke level harga Rp 148 per saham pada perdagangan Kamis (25/9/2025), dan sahamnya sudah melejit 155,17% dalam sebulan terakhir.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan bahwa tujuan dari kebijakan BEI ini adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
Baca Juga:
Harga Naik Tajam, 2 Saham Disuspensi BEI“Penghentian sementara dilakukan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (26/9/2025).
Dia menjelaskan bahwa bagi pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Baca Juga:
BEI Cabut Suspensi 7 Saham!Selain suspensi, BEI juga membuka gembok empat saham dari suspensi, di antaranya saham PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT Pudjiadi Prestige Tbk (PUDP), dan PT Logisticsplus International Tbk (LOPI).
Kemudian, Yulianto menjelaskan bahwa dengan dibukanya suspensi empat saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali melakukan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Jumat (26/9/2025).
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





