Jumat, 15 Mei 2026

CDIA Diprediksi Bisa ke Rp 3.000

Penulis : Thresa Sandra Desfika
29 Sep 2025 | 11:41 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) kembali menguat 1,98% ke Rp 1.805 per pukul 11.32 WIB perdagangan Senin (29/9/2025). Pada perdagangan 25 dan 26 September 2025 pekan lalu, saham emiten konglomerat Prajogo Pangestu ini juga selalu hijau masing-masing +0,30% dan +4,42%.

Phintaco Sekuritas menyebutkan bahwa saham CDIA berpeluang uji strong resistance 2.000. “Jika mampu breakout dari area tersebut, menjadi konfirmasi bullish continuation. Volume yang konsisten solid sejalan dengan indikasi tersebut,” sebut Phintraco Sekuritas dalam ulasan teknikalnya, Senin (29/9/2025).

Broker tersebut merekomendasikan masuk di saham Chandra Daya Investasi di kisaran 1.760-1.800. Dengan target pertama 2.000, target kedua 2.200, serta target ketiga 3.000 (mid term). Stoploss di bawah 1.650.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Maybank Sekuritas Indonesia melihat secara optimistis saham emiten Prajogo Pangestu ini. Menurut riset teknikal Maybank, saham CDIA berhasil menembus resistance penting jangka pendek di Rp 1.575 dan mengonfirmasi higher high.

“Diperkirakan reli akan berlanjut menuju target teoritis pola inverted head and shoulders di Rp 1.940. CDIA dapat mengubah tren dari tren turun menjadi tren naik,” sebut riset Maybank yang dirilis 22 September 2025.

Maybank merekomendasikan beli saham CDIA di kisaran Rp 1.500-1.600 dengan target harga pertama Rp 1.700 dan target harga kedua Rp 1.940. Stoploss di bawah Rp 1.450. Time frame dipatok 6-8 minggu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 8 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia