Perluas Pasar Emas Perhiasan, Hartadinata Abadi (HRTA) Angkat Produk Tematik
SURABAYA, investor.id – PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) terus memperkuat langkah inovatifnya dalam industri perhiasan nasional. Melalui merek HRTA Gold, perusahaan menampilkan dua lini produk termatik terbaru, kolaborasi Ardore® × Yupi dan koleksi HRTA Gold Anabul, pada ajang Surabaya International Jewellery Fair (SIJF) 2025 yang berlangsung 9–12 Oktober di Hotel Shangri-La, Surabaya.
Direktur Business & Operation Hartadinata Abadi (HRTA) Yudho Jatmiko menjelaskan, langkah ini menjadi bagian dari strategi HRTA untuk memperluas pasar emas perhiasan di segmen yang lebih muda dan emosional, sekaligus memperkuat posisinya sebagai produsen perhiasan dan emas batangan terintegrasi di Indonesia.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa perhiasan tidak hanya menjadi simbol kemewahan, tetapi juga bentuk ekspresi diri yang ceria, personal, dan bermakna,” ujar Yudho dalam keterangan pers, Jumat (10/10/2025).
Yudho menjelaskan, koleksi Ardore® × Yupi menjadi sorotan utama pameran. Mengusung tagline ‘Kebahagiaan yang Tak Lekang oleh Waktu’, koleksi ini menghadirkan nuansa nostalgia dan keceriaan melalui desain penuh warna yang menggambarkan perjalanan emosi dari masa kecil hingga dewasa.
Tak berhenti di desain, lanjut Yudho, HRTA juga menyematkan unsur teknologi augmented reality (AR) ke dalam koleksi ini. Ardore® × Yupi menjadi perhiasan pertama di Indonesia dengan animasi AR 3D interaktif, terdiri dari tiga edisi eksklusif: Gummy Land, Magical Moment (berfitur glow in the dark), dan Mother Hug.
Selain kolaborasi dengan Yupi, Yudho mengatakan, HRTA memperkenalkan HRTA Gold Anabul, koleksi emas batangan eksklusif 0,2 gram dengan kadar kemurnian 99,99%. Koleksi ini dirancang sebagai simbol cinta abadi terhadap hewan peliharaan — segmen pasar baru yang tengah tumbuh di kalangan generasi muda.
“Melalui inovasi dan pendekatan tematik ini, HRTA Gold ingin membangun pengalaman yang lebih dekat dengan konsumen, sekaligus membuka pasar baru yang lebih dinamis,” tutur Yudho.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






