Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Ambles 5% Lebih, Catat Penurunan Harian Terburuk Sejak 2020

Penulis : Indah Handayani
22 Okt 2025 | 04:39 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas.. (Foto: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri)
Ilustrasi harga emas.. (Foto: ANTARA/REUTERS/Denis Balibouse/pri)

NEW YORK, investor.id – Harga emas dunia ambles 5% lebih pada perdagangan Selasa (21/10/2025) waktu setempat, menandai penurunan harian terbesar dalam lima tahun terakhir. Pelemahan ini terjadi setelah reli besar yang membawa emas tersebut ke rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) sehari sebelumnya.

Harga emas spot ditutup ambles 5,3% ke posisi US$ 4.125,62 per troy ons, terendah dalam sepekan. Penurunan ini menjadi yang terburuk sejak Agustus 2020. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup melemah 5,7% ke US$ 4.109,10 per troy ons.

Dikutip dari Reuters, sehari sebelumnya, harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa baru di level US$ 4.381,21 per troy ons, dengan kenaikan sekitar 60% sejak awal tahun. Lonjakan tersebut dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, serta pembelian besar-besaran oleh bank sentral dunia.

“Emas sempat terus diborong investor hingga kemarin, tetapi lonjakan volatilitas yang tajam dalam sepekan terakhir memicu kehati-hatian dan mendorong aksi profit taking jangka pendek,” kata analis logam independen Tai Wong.

Penguatan indeks dolar AS sebesar 0,4% juga turut menekan harga emas, karena membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff menambahkan, meningkatnya selera risiko di pasar global pada awal pekan ini menjadi sentimen negatif bagi aset-aset safe haven seperti emas.

Prediksi Harga Emas

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia