Harga Emas Bangkit, Muncul Proyeksi Fantastis dari LBMA
JAKARTA, investor.id – Harga emas dunia bangkit pada Rabu (29/10/2025) pagi, dan diperkirakan masih akan melanjutkan reli hingga tahun depan. Berdasarkan survei terbaru London Bullion Market Association (LBMA) 2025, para pelaku pasar memperkirakan harga emas dapat menembus US$ 4.980 per ons troi dalam 12 bulan ke depan, atau naik sekitar 25% dari posisi saat ini.
Harga emas hari ini terlihat naik 0,33% ke level US$ 3.965.79 per ons troi saat berita ditulis, setelah melemah dalam tiga hari beruntun. Meski demikian, harga emas mencatatkan kenaikan di atas 50% sepanjang 2025.
Dikutip dari Kitco, proyeksi tersebut mencerminkan sentimen bullish yang kuat di kalangan pelaku pasar, setelah dua tahun terakhir LBMA sempat meremehkan potensi kenaikan emas. Optimisme ini muncul meskipun harga emas sempat anjlok di bawah US$ 4.000 per ons troi akibat aksi jual besar-besaran usai mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) US$ 4.381,6 per ons troi.
Tahun lalu, peserta konferensi LBMA hanya memperkirakan harga emas di kisaran US$ 2.941 per ons, namun kini harga emas sudah lebih dari sepertiga di atas proyeksi tersebut.
LBMA mencatat, tahun 2025 menjadi performa tahunan terbaik emas sejak 1979, dengan harga naik lebih dari 50% sepanjang tahun. Meski demikian, emas bukan satu-satunya logam mulia yang mencetak kenaikan tajam. Harga perak naik 61% ke US$ 47,14 per ons troi, sementara platinum melonjak lebih dari 93% ke US$ 1.591 per ons troi.
Dalam survei LBMA, 40% peserta memperkirakan emas akan menjadi aset logam mulia dengan kinerja terbaik hingga 2026, sementara 30% memilih platinum dan 21% menjagokan perak.
Peserta konferensi memperkirakan harga platinum masih akan melanjutkan penguatan menuju US$ 1.815 per ons tahun depan, naik 14% dari posisi saat ini. Sedangkan harga perak diproyeksikan menanjak ke US$ 59 per ons, setara kenaikan sekitar 25%.
Investasi Emas Melonjak Tajam
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






