Harga Emas On Fire! Prospek Pemangkasan The Fed Memantik Reli Baru
Sementara itu, Gubernur The Fed Christopher Waller menyebut, data pasar tenaga kerja menunjukkan kondisi yang cukup lemah untuk membenarkan pemangkasan suku bunga seperempat poin lagi pada pertemuan Desember.
Waller juga mengingatkan bahwa tindakan lebih lanjut pada bulan Januari masih belum pasti dan bergantung pada perkembangan data ekonomi. Sikap ini memperkuat pandangan bahwa Fed mulai mendekati fase akhir siklus pengetatan, sehingga investor terus memposisikan diri pada aset emas.
Menurut Andy, pelaku pasar saat ini menantikan hasil data ekonomi AS terbaru. Jika ADP Payroll, penjualan ritel, atau PPI mencatat hasil lebih kuat dari ekspektasi, dolar AS berpotensi menguat dan memberi tekanan pada emas dalam jangka pendek. Sebaliknya, hasil di bawah ekspektasi dapat mendorong emas kembali menguat menuju area target bullish.
Meskipun isu geopolitik masih berjalan termasuk rencana AS dan Ukraina terkait penyelesaian konflik dengan Rusia pasar emas tampaknya fokus pada kebijakan moneter sebagai katalis utama. Dengan kombinasi sentimen fundamental yang kuat dan struktur teknikal bullish, prediksi harga emas hari ini condong menguat.
“Harga emas berpeluang menuju area US$ 4.208 selama level US$ 4.090 tetap terjaga. Data ekonomi AS pada malam hari diperkirakan menjadi penentu arah jangka pendek berikutnya,” tutupnya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






