Harga Emas Bisa Bergerak ke Titik Ini Usai Tembus US$ 5.000
JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia kembali memecahkan rekor ke level tertinggi atau All Time High (ATH) dengan menembus level US$ 5.000 per troy ons pada Senin, 26 Januari 2026.
Harga emas spot pada Senin (26/1/2026) naik 0,94% menjadi US$ 5.029,62 per troy ons pada pukul 23.21 waktu AS, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari menguat 1,02% menjadi US$ 5.029,70 per troy ons.
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa reli emas masih akan berlanjut hingga mendorong nilai logam mulia ke kisaran US$ 5.100 per troy ons dalam waktu dekat.
"Harga emas nanti sore di level US$ 5.100 kemungkinan akan terjadi," kata Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Lebih lanjut, Ibrahim memproyeksi harga emas dunia bisa mencapai level US$ 5.500 per troy ons di kuartal pertama 2026.
"Ada kemungkinan harga emas menyentuh US$ 5.500 (per troy ons) pada bulan Februari atau Maret di kuartal pertama," bebernya.
Ibrahim menjelaskan, reli emas saat ini didukung oleh sentimen geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, menyusul perselisihan terkait wilayah Greenland.
"Kita melihat masalah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa pasca (ketegangan) Greenland. Kita sudah tahu ada kesepakatan, tetapi ketegangan antara para pemimpin di Uni Eropa dengan Trump belum mereda. Pasalnya, mereka itu tidak suka dengan manuver politik Trump," Ibrahim menyoroti.
Selain itu, berlanjutnya lonjakan harga emas juga akan didukung oleh ketegangan perdagangan Antara Amerika Serikat dan China. Terbaru, AS menekan Kanada dengan tarif impor sebesar 100% menyusul kesepakatan perdagangan negara itu dengan China.
"Ketegangan perdagangan semakin memanas setelah Kanada dan China sepakat untuk melakukan perdagangan barang baru yang masuk ke Kanada sebelum ke AS," kata Ibrahim.
Editor: Natasha Khairunisa
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






