Sabtu, 4 April 2026

Harga Emas Bisa Bergerak ke Titik Ini Usai Tembus US$ 5.000

Penulis : Natasha Khairunisa
26 Jan 2026 | 15:03 WIB
BAGIKAN
Emas.
Emas.

JAKARTA, investor.id - Harga emas dunia kembali memecahkan rekor ke level tertinggi atau All Time High (ATH) dengan menembus level US$ 5.000 per troy ons pada Senin, 26 Januari 2026.

Harga emas spot pada Senin (26/1/2026) naik 0,94% menjadi US$ 5.029,62 per troy ons pada pukul 23.21 waktu AS, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari menguat 1,02% menjadi US$ 5.029,70 per troy ons.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa reli emas masih akan berlanjut hingga mendorong nilai logam mulia ke kisaran US$ 5.100 per troy ons dalam waktu dekat.

"Harga emas nanti sore di level US$ 5.100 kemungkinan akan terjadi," kata Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Lebih lanjut, Ibrahim memproyeksi harga emas dunia bisa mencapai level US$ 5.500 per troy ons di kuartal pertama 2026.

"Ada kemungkinan harga emas menyentuh US$ 5.500 (per troy ons) pada bulan Februari atau Maret di kuartal pertama," bebernya.

Ibrahim menjelaskan, reli emas saat ini didukung oleh sentimen geopolitik antara Amerika Serikat dan Uni Eropa, menyusul perselisihan terkait wilayah Greenland. 

"Kita melihat masalah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa pasca (ketegangan) Greenland. Kita sudah tahu ada kesepakatan, tetapi ketegangan antara para pemimpin di Uni Eropa dengan Trump belum mereda. Pasalnya, mereka itu tidak suka dengan manuver politik Trump," Ibrahim menyoroti.

Selain itu, berlanjutnya lonjakan harga emas juga akan didukung oleh ketegangan perdagangan Antara Amerika Serikat dan China. Terbaru, AS menekan Kanada dengan tarif impor sebesar 100% menyusul kesepakatan perdagangan negara itu dengan China.

"Ketegangan perdagangan semakin memanas setelah Kanada dan China sepakat untuk melakukan perdagangan barang baru yang masuk ke Kanada sebelum ke AS," kata Ibrahim.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 31 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 42 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 51 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 1 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 2 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia