Sabtu, 4 April 2026

Jelang Fase Krusial WTE Danantara, Analis Sebut Ada Peluang Kejutan

Penulis : Indah Handayani
17 Feb 2026 | 15:25 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi proyek WtE Danantara. Ist
Ilustrasi proyek WtE Danantara. Ist

JAKARTA, investor.id – Proyek Waste-to-Energy (WTE) Danantara memasuki fase penentuan menjelang pengumuman pemenang lelang tahap pertama pada Februari 2026. Dari total 24 peserta, hanya empat perusahaan yang akan lolos sebagai pemenang awal sebelum proyek memasuki tahap groundbreaking pada Maret 2026 dan dilanjutkan fase ekspansi hingga pertengahan tahun.

Dengan timeline yang semakin dekat, perhatian pasar meningkat tajam. Sejumlah nama telah lama dirumorkan sebagai kandidat kuat.

Analis pasar Thomas William atau Towils menyebut hasil akhir berpotensi menghadirkan kejutan, termasuk kemungkinan munculnya pemain di luar ekspektasi. Selama ini yang dirumorkan OASA, TOBA, dan MHKI, tapi ada peluang DAAZ. “Ini masih rumor, belum ada konfirmasi resmi,” ujar Towils dalam keterangannya, Selasa (17/2/2026).

Advertisement

Seiring berkembangnya rumor tersebut, aktivitas perdagangan saham terkait sempat menunjukkan peningkatan volume, meski belum ada pernyataan resmi terkait posisi perusahaan dalam konsorsium tahap awal.

Proyek WTE Danantara menetapkan persyaratan teknis dan finansial yang ketat. Peserta diwajibkan memiliki pengalaman mengoperasikan fasilitas WTE dengan kapasitas minimal 1.000 ton per hari, serta rekam jejak operasional dan pemeliharaan yang terbukti.

Dari sisi keuangan, peserta juga harus memiliki basis aset kuat, struktur ekuitas solid, dan rasio utang yang sehat. Kriteria ini secara efektif menyaring peserta, sehingga hanya perusahaan dengan kapasitas industri dan kekuatan finansial memadai yang berpeluang lolos.

Dalam proyek infrastruktur berskala besar, periode menjelang pengumuman pemenang biasanya menjadi fase dengan sensitivitas tinggi. Spekulasi, positioning investor, hingga lonjakan volume transaksi menjadi dinamika yang umum terjadi. Meski demikian, hasil akhir tetap bergantung pada keputusan resmi, termasuk nilai kontrak, struktur pembiayaan, dan konfigurasi konsorsium.

Di luar dinamika pasar jangka pendek, proyek WTE Danantara dinilai memiliki implikasi strategis bagi Indonesia, terutama dalam pengelolaan sampah dan pengembangan energi alternatif. Proyek ini berpotensi menjadi bagian penting dalam mendorong transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi domestik.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 13 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 33 menit yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 54 menit yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 1 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.
Market 1 jam yang lalu

Laba Mitratel (MTEL) Rp 2,1 Triliun

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp 2,11 triliun tahun 2025.
International 2 jam yang lalu

Serangan Udara Rusia Tewaskan 14 Warga Sipil Ukraina

Rusia luncurkan 500 drone ke Ukraina menjelang Paskah, 14 warga sipil tewas. Zelenskyy tawarkan bantuan amankan Selat Hormuz dari Iran.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia