Sabtu, 4 April 2026

Katalis BUMI

Penulis : Thresa Sandra Desfika
24 Feb 2026 | 06:00 WIB
BAGIKAN
Wolfram Limited entitas Bumi Resources (BUMI). Foto: Wolfram
Wolfram Limited entitas Bumi Resources (BUMI). Foto: Wolfram

JAKARTA, investor.id - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) beberapa waktu belakangan acapkali jadi raja nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada perdagangan Senin (23/2/2026), nilai transaksi BUMI pun menjadi nomor satu Rp 1,22 triliun

Maybank Sekuritas Indonesia dalam ulasannya kemarin menyebutkan bahwa saham BUMI mendominasi nilai transaksi IHSG meski volatilitas masih tinggi.

Advertisement

Broker tersebut melihat secara jangka panjang kinerja BUMI secara fundamental akan terus meningkat.

“Fokus transformasi bisnis dengan target kontribusi non-batu bara mencapai 50% pada 2031 ditambah peluang peningkatan kinerja dari aksi akuisisi agresif menjaga katalis jangka panjang tetap positif,” sebut Maybank Sekuritas.

Saham BUMI sendiri kemarin ditutup naik tipis 0,68% ke Rp 296. Dalam sebulan terakhir, saham ini masih melemah 14,94% dengan net sell asing mencapai Rp 4,67 triliun.

Sebelumnya, Founder CLC RIta Efendy menilai fundamental BUMI lebih sehat dibanding masa krisis. Ekuitas yang dulu sempat negatif kini sudah kembali positif, perusahaan kembali mencetak laba, dan mulai diversifikasi ke sektor mineral. 

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 2 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 44 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 54 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia