Sabtu, 4 April 2026

Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Rabu, 25 Februari 2026

Penulis : Erta Darwati
24 Feb 2026 | 17:19 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan melanjutkan koreksi pada perdagangan, Rabu (25/2/2026).

Sementara itu, IHSG ditutup melemah di level 8.280,8 (1,37%) pada perdagangan Selasa (24/2/2026) setelah sempat bergerak menguat hingga level 8.437 pada awal sesi. 

Sektor energi mencatatkan koreksi terbesar, sedangkan sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang menguat.

Advertisement

Seiring dengan pelemahan IHSG, rupiah juga ditutup melemah pada level Rp 16.829 per dollar AS di pasar spot. Pelemahan rupiah ini sejalan dengan koreksi mayoritas mata uang Asia akibat penguatan dollar AS. 

Ketidakpastian mengenai kebijakan tarif AS dan prospek suku bunga AS yang masih relatif ketat membuat dollar AS berbalik menguat. 

Akibatnya harga emas mengalami koreksi dari level tertinggi selama tiga pekan terakhir dan juga akibat profit taking.

Secara teknikal, momentum penguatan histogram MACD IHSG mulai melemah dan terjadi pembentukan Death Cross Stochastic RSI di area overbought. IHSG kembali ditutup di bawah level MA5 di sekitar 8.306. 

“Sehingga diperkirakan koreksi IHSG berpotensi berlanjut dan menguji level support di 8.200-8.250,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Selasa (24/2/2026).

Sementara itu dari China, bank sentral kembali mempertahankan suku bunga pinjaman tetap selama sembilan bulan berturut-turut di Februari 2026, yaitu Loan Prime Rate 1Y sebesar 3% dan Loan Prime Rate 5Y di level 3,5% pada Selasa (24/2/2026).

Sementara itu, Presiden Trump dijadwalkan akan berpidato di hadapan Kongres AS mengenai laporan tahunan resmi yang antara lain berisi tentang kondisi negara dan rencana kebijakan pemerintahannya ke depan pada Rabu (25/2/2026).

Sedangkan dari Eropa, investor akan mencermati GfK Consumer Confidence Jerman bulan Maret 2026 yang diperkirakan di level -23,8 dari -24,1. Sedangkan inflasi Euro Area bulan Januari 2026 diperkirakan melambat menjadi 1,7% YoY dari 2% YoY. 

Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi saham BMRI, ADHI, PTPP, BRIS dan TLKM untuk trading, Rabu (25/2/2026).

Editor: Erta Darwati

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 2 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 17 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 25 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia