Sabtu, 4 April 2026

Bursa Surati RLCO

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Feb 2026 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Abadi Lestari Indonesia (RLCO). Ist
Abadi Lestari Indonesia (RLCO). Ist

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) ternyata melayangkan surat kepada PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) dengan nomor S-02450/BEI.PP2/02-2026 tanggal 22 Februari 2026 perihal permintaan penjelasan.

Itu sebagaimana terungkap dari keterbukaan informasi dalam menjawab permintaan penjelasan BEI yang diunggah pada Selasa (24/2/2026).

Ternyata bursa ingin mendalami pendirian anak usaha baru RLCO, yakni PT Marinova Protein Internasional (MPI). BEI menanyakan latar belakang atau pertimbangan pembentukan entitas anak baru, PТ MPI.

Advertisement

Direktur RLCO Ayu Amanda mengungkapkan bahwa latar belakang dan pertimbangan entitas anak perseroan, PT Realfood Winta Asia (RWA), membentuk entitas anak baru yaitu MPI dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikasi perseroan serta untuk memastikan agar perseroan fokus pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan, sehingga tidak mengganggu kegiatan usaha dan bisnis yang telah dijalankan oleh prseroan dan RWA.

“PT RWA berfokus pada pengembangan produk berbasis bioaktif sarang burung walet. Sedangkan, PT MPI (Marinova Protein Internasional) berfokus pada produk kesehatan turunan perikanan, khususnya pemanfaatan bahan baku laut untuk produk nutrisi dan kesehatan. Dengan demikian, kedua entitas memiliki perbedaan sumber bahan baku dan arah pengembangan produk,” papar Ayu dalam keterbukaan informasi.

Dia menambahkan, nilai setoran modal RWA kepada MPI sesuai dengan Akta Pendirian No. 18 tanggal 19 Januari 2026 yang dibuat oleh Eni Zubaidah, S.H., Notaris di Bojonegoro, dan telah mendapat pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia No. AHU-0013843.AH.01.01.Tahun 2026 tanggal 18 Februari 2026 adalah sebesar Rp 999 juta.

“Sumber dana setoran modal RWA kepada MPI adalah hasil dari operasional RWA,” sebut Ayu.

Dia menegaskan, setoran modal RWA kepada MPI tidak menggunakan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) perseroan. Perseroan memastikan penggunaan dana hasil IPO digunakan sebagaimana telah diungkapkan dalam prospektus.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 25 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia