Minggu, 5 April 2026

Tak hanya Emas, Harga Minyak juga Bakal Terbang Tinggi

Penulis : Indah Handayani
2 Mar 2026 | 04:30 WIB
BAGIKAN
ilustrasi harga minyak. Sumber: Antara
ilustrasi harga minyak. Sumber: Antara

JAKARTA, investor.id – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kian memanas setelah serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran dibalas dengan langkah drastis Teheran menutup Selat Hormuz. Situasi ini diperkirakan langsung mengguncang pasar minyak, emas, hingga valuta asing.

Market Analyst Forex.com Fawad Razaqzada mengatakan, serangan dan aksi balasan Iran hampir pasti membuat harga minyak melonjak saat pembukaan pasar. Emas juga diproyeksikan ikut terkerek naik sebagai aset safe haven.

“Pasar minyak hampir pasti akan dibuka melonjak. Emas juga demikian,” ujar Razaqzada dalam risetnya .

ADVERTISEMENT

Menurut dia, lonjakan harga energi akan menjadi kabar buruk bagi kawasan pengimpor minyak seperti zona euro. Pasangan mata uang EUR/USD berpotensi dibuka melemah (gap lower). Namun, pelemahan diperkirakan terbatas karena dolar AS saat ini masih berada dalam tren bearish.

“Banyak hal akan bergantung pada bagaimana situasi di Timur Tengah berkembang. Dampaknya besar bagi minyak, emas, dolar AS, serta mata uang negara-negara pengimpor energi,” jelasnya.

Iran secara resmi menutup Selat Hormuz sebagai salah satu langkah balasan utama. Jalur sempit ini mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dunia setiap hari, termasuk gas alam cair (LNG).

Penutupan tersebut berpotensi memicu lonjakan tajam harga minyak dan bisa bertahan tinggi hingga situasi mereda. Dalam skenario terburuk, harga minyak bahkan bisa melampaui US$100 per barel.

Kenaikan itu akan berdampak langsung pada harga bensin dan solar di negara pengimpor besar seperti India, China, dan Jepang. Eropa juga dipastikan terdampak, yang berarti tekanan tambahan bagi euro.

Meski demikian, Razaqzada menekankan itu adalah skenario terburuk. Jika ketegangan mereda dengan cepat, fokus pasar bisa kembali ke data ekonomi.

Data Ekonomi Tetap Penting

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia