Minggu, 5 April 2026

Harga Emas Meledak, Perang Meluas

Penulis : Indah Handayani
3 Mar 2026 | 03:53 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia kembali meledak pada Senin (2/3/2026), di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar atas potensi konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran memicu ketidakpastian baru, sehingga mendorong investor memburu aset safe haven.

Harga emas spot melonjak 1,23% ke level US$ 5.343,13 per ons troi saat berita ini ditulis. Kenaikan ini sempat lebih tinggi, bahkan melampaui 2% pada awal sesi perdagangan sebelum aksi profit taking memangkas kenaikannya.

Harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 5.594,82 per ons troi pada 29 Januari lalu. Sementara itu, emas berjangka AS ditutup menguat 2,08% ke US$ 5.356,49 per ons troi.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Reuters, indeks dolar AS menguat sekitar 1%, membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Direktur perdagangan logam di High Ridge Futures David Meger mengatakan, pasar saat ini masih berupaya menilai apakah serangan tersebut akan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan. “Ketidakpastian inilah yang kemungkinan besar akan terus menopang harga emas,” ujarnya.

Konflik udara antara AS dan Israel melawan Iran dilaporkan semakin meluas dan belum menunjukkan titik akhir. Israel menyerang Lebanon sebagai respons atas serangan Hizbullah, sementara Teheran terus meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah negara Teluk.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan gelombang serangan lanjutan dalam skala besar akan segera terjadi, meski tidak merinci detailnya.

Eskalasi ini turut mendorong lonjakan harga minyak dan gas. Sejumlah fasilitas energi di kawasan Timur Tengah terpaksa menghentikan operasional akibat serangan tersebut. Aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global, juga terganggu.

Emas Diburu

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia