Minggu, 21 Juni 2026

Harga Emas Meledak, Perang Meluas

Penulis : Indah Handayani
3 Mar 2026 | 03:53 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (Treasury)
Ilustrasi emas. (Treasury)

JAKARTA, investor.idHarga emas dunia kembali meledak pada Senin (2/3/2026), di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar atas potensi konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran memicu ketidakpastian baru, sehingga mendorong investor memburu aset safe haven.

Harga emas spot melonjak 1,23% ke level US$ 5.343,13 per ons troi saat berita ini ditulis. Kenaikan ini sempat lebih tinggi, bahkan melampaui 2% pada awal sesi perdagangan sebelum aksi profit taking memangkas kenaikannya.

Harga emas sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level US$ 5.594,82 per ons troi pada 29 Januari lalu. Sementara itu, emas berjangka AS ditutup menguat 2,08% ke US$ 5.356,49 per ons troi.

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Reuters, indeks dolar AS menguat sekitar 1%, membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Direktur perdagangan logam di High Ridge Futures David Meger mengatakan, pasar saat ini masih berupaya menilai apakah serangan tersebut akan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan. “Ketidakpastian inilah yang kemungkinan besar akan terus menopang harga emas,” ujarnya.

Konflik udara antara AS dan Israel melawan Iran dilaporkan semakin meluas dan belum menunjukkan titik akhir. Israel menyerang Lebanon sebagai respons atas serangan Hizbullah, sementara Teheran terus meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah negara Teluk.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan gelombang serangan lanjutan dalam skala besar akan segera terjadi, meski tidak merinci detailnya.

Eskalasi ini turut mendorong lonjakan harga minyak dan gas. Sejumlah fasilitas energi di kawasan Timur Tengah terpaksa menghentikan operasional akibat serangan tersebut. Aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global, juga terganggu.

Emas Diburu

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 30 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia