Jumat, 15 Mei 2026

Harga Batu Bara Rontok Parah Seiring Kejatuhan Pasar Energi Global 

Penulis : Indah Handayani
11 Mar 2026 | 07:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Batu bara. 
Sumber: PT Bukit Asam Tbk
Ilustrasi Batu bara. Sumber: PT Bukit Asam Tbk

JAKARTA, investor.idHarga batu bara rontok parah pada Selasa (10/3/2026). seiring anjloknya harga energi global. Koreksi tajam terjadi setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memprediksi konflik di Timur Tengah, khususnya perang dengan Iran, dapat segera mereda sehingga meredakan kekhawatiran gangguan pasokan energi.

Harga batu bara Newcastle untuk Maret 2026 jatuh US$ 6,1 ke level US$ 131,55 per ton. Sedangkan April 2026 ambrol US$ 12,7 menjadi US$ 131,1 per ton. Sementara itu, Mei 2026 anjlok US$ 11,45 menjadi US$ 131,8 per ton.

Sementara itu, harga batu bara Rotterdam untuk Maret 2026 terpangkas US$ 10,65 menjadi US$ 121,85. Sedangkan, April 2026 ambles US$ 14 menjadi US$ 123,7. Sedangkan pada Mei 2026 jatuh US$ 13,05 menjadi US$ 124,5.

ADVERTISEMENT

Pelemahan harga batu bara disebabkan harga energi global berbalik arah melemah tajam. Koreksi parah itu terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi konflik di Timur Tengah, khususnya perang dengan Iran, dapat segera mereda.

Dilaporkan Reuters, harga minyak dunia anjlok lebih dari 11% pada perdagangan Selasa (10/3/2026), menjadi penurunan harian terdalam sejak 2022.

Harga minyak Brent turun US$ 11,16 (11%) dan ditutup di level US$ 87,80 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melemah US$ 11,32 (11,9%) ke posisi US$ 83,45 per barel.

Harga Minyak Jatuh

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia